Gresik (beritajatim.com) – Kampanye menjaga lingkungan di area pantai maupun perkotaan sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, aksi yang dilakukan oleh karyawan muda Petrokimia Gresik (PG) membawa semangat berbeda.
Sebanyak 100 karyawan muda melakukan pendakian ke Gunung Penanggungan sambil memunguti sampah di jalur pendakian dan mengabadikannya dalam bentuk vlog. Aksi bertajuk plogging ini dikemas dengan kampanye tagar #SehatuntukMemperbaikiBumi.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan kolaboratif.
“Tujuan utama kegiatan VLOG ini bukan semata-mata mencapai puncak, tapi bagaimana seluruh peserta bekerja sama dan melakukan aksi nyata selama perjalanannya. Partisipasi aktif generasi milenial perusahaan kami adalah bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian bisa berjalan beriringan,” katanya, Selasa (8/7/2025).
Gunung Penanggungan sendiri merupakan ikon pendakian di Jawa Timur yang dikenal memiliki nilai sejarah, spiritual, dan ekologi yang tinggi. Aksi plogging ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi seluruh pendaki agar lebih peduli terhadap kelestarian alam.
“Kami berharap dengan aksi ini menjadi inspirasi setiap pendaki, dimana tidak hanya dibutuhkan kekuatan fisik tapi juga peduli terhadap alam,” ujar Daconi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan plogging ini bukan sekadar tren semata, melainkan aksi nyata yang membawa pesan penting. “Ini bisa menjadi pesan bahwa alam bukan tempat sampah. Tapi tanggung jawab lingkungan adalah milik kita bersama,” imbuhnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Chandra Budiman menjelaskan bahwa aksi vlog dan plogging ini terbagi menjadi dua kelompok finish, yakni di Puncak Bayangan dan Puncak Penanggungan. Sebelum naik ke gunung, seluruh peserta telah melewati serangkaian tantangan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan kekuatan fisik.
“Tantangan tersebut bentuk komitmen peserta untuk mengikuti agenda ini. Terdapat 100 Insan muda Petrokimia Gresik yang mengikuti agenda utama di Gunung Penanggungan,” urainya.
Selain melakukan pendakian sambil memunguti sampah dan membuat vlog, peserta juga menyalurkan bantuan berupa bibit dan dana pelestarian lingkungan kepada Koperasi Masyarakat Desa Hutan (KMDH) Watu Kelir, Desa Tamiajeng. Mereka juga memberikan dukungan pembinaan kepada Bank Sampah Induk Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Gunung Penanggungan yang memiliki ekosistem sensitif dan nilai budaya yang tinggi. [dny/suf]






