Surabaya (beritajatim.com) – Cokelat sering dikenal sebagai camilan manis yang menggoda selera. Namun, siapa sangka di balik rasanya yang nikmat, cokelat menyimpan segudang manfaat kesehatan, terutama jenis cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi. Sejumlah penelitian ilmiah bahkan menunjukkan bahwa cokelat bisa berkontribusi positif terhadap fungsi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.
Meskipun demikian, penting untuk mengonsumsinya secara bijak karena kandungan gula dan kalorinya yang cukup tinggi. Berikut tujuh manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari cokelat atau kakao.
1. Menstimulasi Fungsi Otak
Cokelat hitam terbukti mampu meningkatkan aliran darah ke otak, terutama karena kandungan flavanol yang tinggi. Efek ini membantu mendukung kemampuan fokus, daya ingat, dan pembelajaran verbal, khususnya pada usia muda. Selain itu, kandungan kafein dan theobromine dalam kakao juga diyakini memberi dorongan pada fungsi kognitif dalam jangka pendek.
Menariknya, pada lansia yang mengalami gangguan kognitif ringan, konsumsi cokelat juga berpotensi menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko penurunan fungsi yang bisa mengarah pada demensia.
2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Kandungan antioksidan dalam cokelat hitam mampu melindungi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari oksidasi. Proses ini dapat mencegah penumpukan plak di pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Sebuah studi tahun 2017 menyebutkan bahwa mengonsumsi cokelat sebanyak tiga kali seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 9%.
Sementara itu, riset pada 2018 menunjukkan bahwa konsumsi 45 gram cokelat per minggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 11%. Namun, konsumsi lebih dari 100 gram tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan.
3. Membantu Memperbaiki Mood
Cokelat diketahui mampu merangsang pelepasan hormon serotonin dan endorfin yang membuat suasana hati membaik. Selain itu, cokelat juga dapat menurunkan kadar kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres.
Kombinasi ini menjadikan cokelat sebagai pilihan ideal untuk meningkatkan mood secara alami. Kandungan kafein di dalamnya juga turut membantu meningkatkan energi, sehingga cocok dikonsumsi saat Anda membutuhkan dorongan semangat.
4. Melancarkan Sirkulasi Darah dan Menstabilkan Tekanan Darah
Flavonoid yang terkandung dalam cokelat hitam mampu merangsang produksi nitric oxide (NO), yang membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
Meski beberapa penelitian menunjukkan hasil berbeda, studi pada 2019 menemukan bahwa cokelat hitam dengan kandungan kakao 85% bisa membantu menurunkan tekanan darah secara ringan ketika dikonsumsi dalam kondisi stres.
5. Mengontrol Nafsu Makan
Mengkonsumsi cokelat hitam sebelum atau setelah makan bisa memberikan rasa kenyang lebih lama. Efek ini membantu mengurangi keinginan untuk ngemil atau makan berlebihan, yang pada akhirnya bisa menjaga berat badan tetap stabil.
Namun perlu diingat, konsumsi cokelat berlebihan, terutama yang mengandung tambahan gula dan susu, justru bisa memicu kenaikan berat badan.
6. Menurunkan Kolesterol Jahat dan Meningkatkan Kolesterol Baik
Cokelat hitam juga berperan dalam meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) serta menurunkan kadar LDL dan gula darah puasa. Antioksidan dalam kakao mampu menembus aliran darah dan mencegah kerusakan oksidatif pada lipoprotein, yang penting untuk kesehatan jantung.
Zat aktif seperti theobromine dan stilben dalam cokelat juga memiliki efek positif dalam mendukung peningkatan kadar HDL.
7. Menjaga Kesehatan Kulit dari Paparan Sinar UV
Selain baik untuk jantung dan otak, flavonoid dalam cokelat hitam juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Konsumsi rutin cokelat tinggi flavanol selama 12 minggu terbukti bisa meningkatkan ketahanan kulit terhadap sinar UV, memperlancar aliran darah ke kulit, serta menjaga hidrasi dan elastisitas kulit.
Salah satu indikatornya adalah meningkatnya nilai Minimal Erythemal Dose (MED), yaitu jumlah minimal sinar UVB yang menyebabkan kulit kemerahan setelah 24 jam. Meski demikian, konsumsi cokelat tetap tidak bisa menggantikan fungsi utama tabir surya dalam melindungi kulit dari sinar matahari.
Meski cokelat hitam menawarkan banyak manfaat kesehatan, konsumsi tetap harus dalam batas wajar. Pilihlah cokelat dengan kandungan kakao tinggi dan sedikit tambahan gula agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. [mnd/aje]






