Malang (beritajatim.com) — Kontingen Kabupaten Ngawi menunjukkan performa impresif dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 yang digelar di Malang Raya. Hingga Sabtu (29/6), total 17 medali berhasil diraih oleh para atlet Ngawi, yang terdiri dari 7 emas, 3 perak, dan 9 perunggu. Akumulasi capaian tersebut memberikan total poin sementara sebanyak 43.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ngawi, Faisol, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menilai hasil ini menjadi bukti keseriusan kontingen dalam bersaing di level provinsi, terlebih sejumlah cabang olahraga (cabor) masih menjalani pertandingan.
“Ini hasil yang patut diapresiasi. Masih ada banyak cabor yang sedang bertanding dan peluang menambah medali masih terbuka lebar,” ujarnya.
Cabang olahraga Kick Boxing menjadi penyumbang medali terbanyak dengan total empat emas dan dua perunggu. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Ngawi sebagai juara umum di cabor tersebut. Kontribusi besar juga datang dari Hapkido, yang meraih dua emas dan dua perunggu, serta MMA dengan koleksi satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Berikut rekapitulasi perolehan medali kontingen Ngawi hingga 29 Juni 2025:
• Kick Boxing: 4 emas, 2 perunggu
• Hapkido: 2 emas, 2 perunggu
• MMA: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
• Wushu: 1 perunggu
• Kempo: 1 perak
• Sky Air: 1 perak, 1 perunggu
• Bulutangkis: 1 perunggu
• Biliar: 1 perunggu
•
Faisol menegaskan bahwa sejumlah cabor unggulan seperti tinju, pencak silat, getball, baseball, sambo, dan jiu-jitsu masih bertanding. Ia optimistis target 20 emas bisa tercapai.
“Kami menargetkan 20 medali emas. Melihat semangat atlet dan sisa pertandingan yang masih banyak, target itu cukup realistis,” tambahnya.
Ia juga menyebut bahwa secara teknis, dukungan logistik dan akomodasi berjalan baik tanpa hambatan besar. Namun, beberapa cabor mengalami tantangan non-teknis, khususnya keputusan wasit yang dinilai kurang adil di pertandingan body contact.
“Kami menemukan beberapa keputusan wasit yang cenderung merugikan, tapi itu tidak menyurutkan semangat para atlet,” tuturnya.
Meski beberapa cabor seperti renang, tenis meja, grasstrack, dan balap motor belum menyumbang medali, secara keseluruhan performa kontingen Ngawi dinilai stabil dan menjanjikan.
“Kami harap masyarakat terus mendukung perjuangan atlet hingga akhir ajang ini. Doa dan semangat dari warga Ngawi sangat dibutuhkan,” pungkasnya. [fiq/beq]






