Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meresmikan gedung baru Universitas Terbuka (UT) Surabaya, pada Sabtu (17/5/2025). Gedung ini terletak di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, No. 567, MERR Rungkut, Surabaya.
Dalam peresmian itu, Pratikno didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Rektor UT Mohamad Yunus, dan Direktur UT Surabaya Suparti. Peresmian dimulai dengan menekan tombol sirene, dan dilanjutkan pemotongan tali bunga.
“Ada dua acara di sini, pertama adalah peresmian gedung baru. Kedua, peresmian Salut Pesantren atau Sentra Layanan Universitas Terbuka di pesantren,” ujar Pratikno.
Pratikno menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara dengan banyak pondok pesantren. Dengan hadirnya Salut Pesantren yang digagas oleh UT, ia berharap akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Terlebih, kini UT Surabaya juga telah memiliki gedung baru, sehingga dapat memperkuat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), khususnya di wilayah Jawa Timur. “Nah, UT kemudian mendekat ke pesantren dengan membangun sentra layanan UT di pesantren, dan ini yang pertama kali. Apalagi, di Jawa Timur basisnya pesantren,” imbuhnya.
Ia pun memberikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara UT dan pesantren ini. “Kami dari Kemenko PMK menyambut gembira kolaborasi dua institusi besar, UT sebagai perguruan tinggi dengan mahasiswa terbanyak, begitu juga dengan pesantren. Ini kekuatan besar saling berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas SDM kita,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur UT Surabaya Suparti menyebut bahwa gedung baru yang baru saja diresmikan ini bukan hanya sekedar sebagai sarana secara fisik. Lebih dari itu, gedung ini menjadi wujud nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan jarak jauh yang modern dan adaptif.
“Ini simbol tekad kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang mudah diakses oleh siapa saja, dari mana saja. Kami percaya bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara, dan UT hadir untuk menjembatani harapan itu,” ujarnya.
Gedung baru UT Surabaya sendiri dibangun dengan konsep green building atau ramah lingkungan, yang dilengkapi fasilitas penunjang pembelajaran digital, ruang interaksi akademik, pusat layanan mahasiswa, serta studio produksi konten pembelajaran daring.
Fasilitas ini sengaja dirancang untuk menjawab tantangan zaman dan mendukung transformasi digital dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi terbuka. [ipl/ian]






