Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Terbuka (UT) Surabaya membekali calon wisudawan dengan kemampuan krusial di era digital melalui seminar bertema “Literasi Data: Tantangan dan Peluang Lulusan UT Surabaya di Era Digital” pada Sabtu (18/10/2025).
Seminar ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan wisuda periode tahun 2025/2026 Ganjil pada Minggu, 19 Oktober 2025 di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C Universitas Airlangga.
Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan memberikan bekal tambahan ilmu pengetahuan bagi para alumni sebelum mereka kembali terjun ke masyarakat.
“Ini bekal kepada para alumni yang akan kita lepas besok, agar mereka memiliki tambahan ilmu pengetahuan, sehingga nanti kalau kembali terjun ke masyarakat sudah ada bekal lagi selain ilmu yang sudah diperoleh saat kuliah,” ujar Suparti.
Seminar tersebut menekankan pentingnya literasi data di tengah derasnya arus informasi. Suparti menilai, penguasaan data sangat vital agar alumni dapat mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan fakta, bukan sekadar isu atau kabar yang tidak jelas kebenarannya.
“Kaitannya dengan data sekarang kan luar biasa ya di masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari juga banyak data yang nanti bisa kita manfaatkan, kita olah supaya nanti untuk ke depannya kita selalu berdasarkan data yang ada. Jadi bukan hanya isu, bukan hanya fitnah, tapi ini benar-benar dilakukan,” tegasnya.
Dua narasumber kompeten dihadirkan dalam acara ini, antara lain Dr. Agus Budhi Santosa, Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Timur, yang membahas “Peluang Emas di Era Digital: Tren Karier Masa Depan Menurut Data Statistik Jawa Timur.”
Kemudian, Dr. Pismia Sylvi, Manajer Pembelajaran dan Ujian UT Surabaya, dengan topik “Dari Tantangan Menjadi Peluang: Strategi Praktis Lulusan UT Menguasai Literasi Data.”
Untuk periode wisuda kali ini, total lulusan UT Surabaya mencapai 1.775 orang. Namun, hanya 1.065 alumni yang mengikuti prosesi wisuda dan seminar.
Suparti menambahkan bahwa keikutsertaan wisuda di UT bersifat tidak wajib. Alumni yang tidak ikut cukup mengambil ijazah langsung di kantor UT Surabaya dan tidak dapat diwakilkan. Bagi peserta wisuda, dikenakan biaya Rp750.000 untuk program S1 dan Rp1.000.000 untuk S2.
Di kesempatan yang sama, ia juga menginformasikan bahwa UT sedang membuka pendaftaran untuk program S1 hingga awal Februari 2026, tanpa tes masuk dan hanya mensyaratkan ijazah serta surat pernyataan keabsahan data.
Sedangkan pendaftaran program S2 telah ditutup pada 15 Oktober 2025, di mana untuk program pascasarjana (S2 dan S3) memang diberlakukan tes masuk. [ipl/ian]






