Sidoarjo (beritajatim.com) – Perkembangan pesat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap dunia kerja. Menjadi kreator digital yang inovatif dan relevan dinilai menjadi peluang di era teknologi seperti saat ini.
Menyadari pentingnya adaptasi terhadap perubahan ini, SMA Petra 4 Sidoarjo menggelar workshop bertajuk “AI & Masa Depan Karier: Siap Jadi Kreator Digital?” pada Selasa (8/4/2025) di sekolah setempat. Workshop ini diikuti seluruh siswa kelas XII.
Sebagai pembicara utama, workshop menghadirkan seorang akademisi dan praktisi komunikasi visual dan digital, Ardalina, L.C.G., S.Ds., M.I.Kom. Ardalina menekankan peran AI sebagai alat bantu, bukan pengganti manusia, khususnya di bidang kreatif.
Ia juga menyampaikan peluang emas bagi generasi muda untuk menjadi pionir dalam dunia kreatif berbasis teknologi. “AI bukan pengganti manusia, tapi alat bantu yang luar biasa. Anak muda saat ini punya kesempatan emas untuk jadi pionir dalam dunia kreatif berbasis teknologi,” ungkap Ardalina.
Workshop yang digelar interaktif ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga terdapat diskusi dan simulasi praktis. Para siswa diajak untuk memahami penerapan AI dalam berbagai industri kreatif, seperti desain, konten digital, marketing, dan media sosial.
Misalnya, siswa diajak mengikuti simulasi pembuatan logo perayaan HUT SMA Petra 4 Sidoarjo menggunakan Ideogram AI, sebuah platform teks ke gambar yang juga dipakai oleh masyarakat umum.
“Hasilnya, siswa mampu menghasilkan logo orisinal yang mencerminkan semangat ulang tahun sekolah hanya dengan deskripsi singkat,” ungkap Ardalina, yang juga Kepala Digital Marketing ISTTS tersebut.
Selain itu, siswa juga diajak mengeksplorasi Suno AI, teknologi AI generatif untuk menciptakan musik. Bersama Ardalina, mereka menciptakan lagu tema HUT SMA Petra 4 dengan suasana yang semarak, menggunakan konsep yang juga sering diterapkan dalam kampanye digital oleh tim kreatif di Institut STTS.
Melalui kerja sama dengan Institut STTS, workshop ini memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang dunia perkuliahan dan industri kreatif masa depan.
Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa terkait pilihan karier yang berbasis teknologi, sekaligus memperkenalkan peran penting pendidikan tinggi seperti Institut STTS dalam membentuk talenta digital yang siap bersaing secara global. [ipl/beq]






