Gresik (beritajatim.com) – Libur Lebaran menjadi momen bagi masyarakat untuk bersantai dan melepas penat. Salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi di Gresik adalah Pantai Jherat Lanjheng di Pulau Bawean. Pantai ini menawarkan panorama matahari terbenam yang memukau, menarik ratusan wisatawan setiap harinya.
Terletak di Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, objek wisata ini mencatat kunjungan hingga 1.600 wisatawan pada puncaknya, Rabu (2/4/2025). Mayoritas pengunjung berasal dari keluarga dan rombongan desa sekitar yang ingin menikmati suasana pantai.
Selain menawarkan pemandangan yang instagramable, wisatawan juga bisa menikmati berbagai wahana air seperti perahu kano, sepeda air, dan berenang di pantai. Tak hanya itu, aneka kuliner khas Pulau Bawean seperti koncok-koncok, pempek, kerupuk ikan, serta es kelapa muda turut menggugah selera para wisatawan.
Legenda Jherat Lanjheng
Nama Jherat Lanjheng, yang berarti makam panjang, memiliki kisah legenda yang melegenda di masyarakat. Makam ini dikaitkan dengan cerita Prabu Aji Saka serta dua muridnya, Dora dan Sembada, yang hingga kini menjadi bagian dari daya tarik wisata pantai ini.
Testimoni Pengunjung
Salah satu wisatawan, Sri Wahyuni (28), yang merantau ke Jakarta, mengaku terkesan dengan perubahan yang terjadi di Pantai Jherat Lanjheng.
“Banyak perubahan dibanding dulu, sekarang lebih berkembang dan banyak wahana baru. Asyik untuk liburan keluarga,” ujarnya.
Perempuan asal Angsanalabeng ini juga mengapresiasi pengelola wisata yang terus berinovasi demi kenyamanan pengunjung.
“Tempatnya bersih, ada banyak pilihan kuliner, jadi kami betah berlama-lama di sini,” tambahnya.
Respons Pengelola Wisata
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jherat Lanjheng, Muhdar, menyebut bahwa sejak hari pertama Idulfitri, jumlah wisatawan terus meningkat.
“Puncaknya pada hari ketiga Lebaran, sekitar 1.600 wisatawan memadati Pantai Jherat Lanjheng,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lebak, Fadal, menyambut baik antusiasme wisatawan yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami bersyukur wisata Jherat Lanjheng tetap diminati. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan destinasi ini agar semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkasnya. [dny/but]






