Sumenep (beritajatim.com) – Para jemaah dan takmir Masjid Baiturrahman di Desa Brakas, Kecamatan/ Pulau Raas, Kabupaten Sumenep Madura, dikejutkan dengan suara gemuruh keras dari arah depan. Ternyata teras masjid itu ambruk.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam insiden itu. Para jemaah dan takmir saat itu tengah mengikuti pengajian di dalam masjid sambil menunggu Isya,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Jumat (07/03/2025).
Menurut Widiarti, berdasarkan keterangan saksi, yakni Ketua Takmir Masjid, Mursid, awalnya ia dan para jemaah yang berada di dalam masjid mendengar suara seperti retakan. Jemaah sempat mengira ada gempa.
Tak berselang lama, terdengar suara gemuruh sangat keras dari arah depan. Ternyata teras masjid ambruk. Jemaah pun bergegas keluar dari masjid melalui pintu samping kiri.
“Penyebab pasti ambruknya teras masjid itu belum diketahui. Masih dalam penyelidikan. Hanya saja, berdasarkan keterangan saksi, diduga teras masjid itu ambruk karena termakan usia. Itu merupakan bangunan lama,” terang Widiarti.
Hingga saat ini, warga sekitar masih berupaya membersihkan puing-puing bangunan yang ambruk. Di sekitar area masjid pun telah dipasang ‘police line’.
“Kami meminta masyarakat untuk hati-hati, khawatir ada ambruk susulan di sisi bangunan yang lain. Akibat musibah ini, kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” ujarnya. (tem/kun)






