Blitar (beritajatim.com) – Sejak hari pertama hingga saat ini, Bupati Blitar, Rijanto, masih berada di Akmil Magelang untuk mengikuti retret kepemimpinan bersama para kepala daerah lainnya. Meski telah berusia 72 tahun, semangat dan kondisi fisiknya tetap prima, memungkinkan dirinya untuk mengikuti seluruh agenda hingga penutupan pada Jumat (28/2/2025).
Selama kegiatan, Rijanto sukses menjalani setiap tahapan retret tanpa kendala berarti. Kekhawatiran sebagian warga tentang kesehatannya pun terbantahkan. Pria yang sudah tak muda lagi ini mampu menyelesaikan semua sesi dengan penuh dedikasi dan disiplin tinggi.
“Alhamdulillah, beliau dalam kondisi sehat dan menjalankan orientasi kepemimpinan ini dengan sangat baik. Wajahnya fresh dan sumringah, menunjukkan semangatnya yang luar biasa,” ujar Kabag Prokopim dan Setda Kabupaten Blitar, Mulyadi, Kamis (27/2/2025).
Pada Rabu (26/2/2025), Rijanto mengikuti pengarahan langsung dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Sesi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pimpinan daerah dalam berbagai sektor strategis.
Selain itu, retret juga menghadirkan paparan dari para menteri dan pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Kebudayaan, Menteri Hukum dan HAM, serta Menko Bidang Politik dan Keamanan. Pembahasan difokuskan pada pemerintahan, keamanan, dan pembangunan daerah.
Seperti diketahui, Bupati Blitar mengikuti retret di Akmil Magelang bersama kepala daerah yang telah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri sejak 21-28 Februari 2025 sebagai bagian dari pembekalan kepemimpinan, disiplin, dan ketahanan menghadapi tantangan pemerintahan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa retret ini bertujuan memperkuat sinergi antar kepala daerah serta kesiapan mereka dalam menjalankan pemerintahan. Para kepala daerah juga mendapatkan materi strategis tentang Asta Cita, pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, wawasan kebangsaan, dan reformasi birokrasi.
Dengan pembekalan ini, mereka diharapkan mampu memahami visi kepemimpinan nasional, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan efektif.
“Kita doakan semoga semua berjalan lancar dan Bapak Bupati Blitar bisa pulang dalam keadaan sehat serta terus memimpin Kabupaten Blitar dengan baik,” tandas Mulyadi. [owi/beq]







1 Komentar
Sayangi jantungmu mu pak jangan sampai kena kudeta wakilmu…