Bojonegoro (beritajatim.com) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulya Usaha Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro mengembangkan Wisata Kolam Renang Tirta Mulya. Pembukaan destinasi wisata baru itu untuk menyambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) agar bisa menjadi pilihan berlibur warga.
Kepala Desa (Kades) Mulyoagung, Sawiyono mengatakan, Wisata Kolam Renang Tirta Mulya itu dilengkapi sejumlah fasilitas seperti wahana permainan air bagi anak-anak dan kolam renang bagi remaja dan orang dewasa.
Di pinggir kolam, pihak pengelola juga menyiapkan sejumlah fasilitas lain seperti gazebo dan kantin. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menyediakan berbagai makanan.
Di tengah-tengah area, tersedia juga aula terbuka (outdoor) yang dilengkapi panggung dan seperangkat sound system yang cocok digunakan sebagai tempat resepsi untuk berbagai kegiatan atau hajatan. Juga terdapat tempat parkir yang luas.
“Ke depan, juga akan mengembangkan wahana wisata tersebut sebagai tempat untuk outbound atau kegiatan yang dilakukan di luar ruangan (alam terbuka), khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP),” ujar Sawiyono, Senin (23/12/2024).
Wisata Kolam Renang Tirta Mulya ini berada di Jalan Mangga Desa Mulyoagung. Lokasinya selain dekat dengan perkotaan, juga berada di perbatasan kabupaten sehingga diharapkan dapat menjangkau pengunjung dari Bojonegoro dan Tuban.
“Mudah-mudahan dengan peresmian atau grand opening wahana Wisata Tirta Mulya ini BUMDesa Mulyoagung bisa eksis ke depannya,” tutur Kades Mulyoagung, Sawiyono.
Sawiyono menjelaskan bahwa lokasi yang dipergunakan untuk pembangunan wahana wisata ini adalah tanah kas desa (TKD) dengan luas kurang lebih 2.500 meter persegi. Luas lahan yang digunakan itu jika ke depan dirasa kurang, pihak desa juga telah menyiapkan lahan tambahan yang ada di belakang wahana.
“Untuk itu kami mohon doa restu, mudah-mudahan WTM ini bisa menjadi tambahan penerimaan asli daerah (PAD) untuk APBDes Desa Mulyoagung,” kata Sawiyono.
Sawiyono mengungkapkan bahwa konsep pembangunan wahana wisata kolam renang ini dilatarbelakangi karena di wilayah timur Kota Bojonegoro, di mana terdapat banyak sekolah tingkat TK dan SD, ternyata belum ada kolam renang. “Mungkin kolam renang di tempat kita ini agak lebih luas sehingga pengunjung akan lebih nyaman,” kata Sawiyono.
Untuk diketahui, sejak diresmikan pada Minggu (22/12/2024) hingga tujuh hari ke depan, semua pengunjung yang datang ke wahana Wisata Tirta Mulya belum dipungut tiket masuk alias gratis. Nantinya, harga tiket masuk dibanderol Rp 8.000 bagi setiap pengunjung. [lus/beq]






