Surabaya (beritajatim.com) – Bank Syariah Indonesia (BSI) secara resmi merelokasi Kantor Cabang Pembantu (KCP) BSI Universitas Airlangga (Unair). Peresmian kantor baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perbankan syariah bagi civitas akademika Unair dan masyarakat sekitar.
Jajang Abdul Karim, CEO Regional BSI, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari upaya BSI untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya.
“Kami ingin BSI menjadi pilihan utama bagi seluruh masyarakat, terutama masyarakat muslim di Indonesia. Relokasi KCP BSI Unair ini adalah salah satu langkah konkret untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ujar Jajang.
BSI memiliki tiga fokus utama dalam memberikan layanan, yaitu sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat lingkungan. Sebagai sahabat finansial, BSI berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan perbankan syariah yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Sebagai sahabat sosial, BSI aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi.
“Kami telah memberikan beasiswa kepada ratusan mahasiswa Unair. Ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” tambah Jajang.
BSI memiliki target ambisius untuk meningkatkan jumlah nasabah di lingkungan Unair.
“Kami berharap seluruh civitas akademika Unair dapat beralih menjadi nasabah BSI. Saat ini, sudah ada sekitar 4.200 pegawai Unair yang telah menjadi nasabah BSI. Target kami adalah seluruh pegawai Unair dapat menjadi nasabah BSI,” ungkap Jajang.
Selain itu, BSI juga ingin meningkatkan jumlah mahasiswa Unair yang menggunakan layanan pembayaran SPP melalui BSI. Saat ini, baru sekitar 30% mahasiswa Unair yang membayar SPP melalui BSI.
“Kami optimistis dapat meningkatkan persentase ini menjadi 50% hingga akhir tahun,” kata Jajang.
M Nasih, Rektor Unair, menyambut positif relokasi KCP BSI Unair. “Kami berharap BSI dapat terus berkembang dan menjadi bank syariah terbesar di Indonesia. Saya yakin kerjasama antara Unair dan BSI akan semakin erat di masa mendatang,” ujar Nasih.
Nasih juga berharap BSI dapat menjadi pilihan utama bagi seluruh civitas akademika Unair. “Saya mengajak seluruh civitas akademika Unair untuk memanfaatkan layanan yang disediakan oleh BSI,” imbuhnya.
Relokasi KCP BSI Unair juga merupakan bagian dari upaya BSI untuk melakukan standarisasi layanan di seluruh cabang.
“Kami ingin semua cabang BSI memiliki standar layanan yang sama, sehingga nasabah dapat menikmati pengalaman perbankan yang konsisten di mana pun mereka berada,” tandas Jajang.[rea]






