Lumajang (beritajatim.com) – Puluhan pendukung Ghufron Siradj, anggota DPR RI terpilih dari Dapil IV Lumajang-Jember menggelar aksi demonstrasi di depan kantor KPU Lumajang, Kamis (26/9/2024).
Aksi ini sebagai bentuk protes atas keputusan KPU yang membatalkan pelantikan Ghufron Siradj sebagai anggota DPR RI.
Para demonstran tampak membakar ban dan menyalakan flare warna-warni, menambah intensitas ketegangan di lokasi. Meski demikian, aksi protes berlangsung damai tanpa insiden yang merugikan kedua belah pihak.
Saiful Anwar, koordinator aksi, mengungkapkan bahwa pembatalan pelantikan Ghufron Siradj dianggap sebagai tindakan tidak adil.
“Setelah pemecatan oleh Ketua PKB, keputusan tersebut langsung disetujui oleh KPU. Padahal, hasil pemilu menunjukkan bahwa Ghufron Siradj, yang dikenal sebagai Lora Gopong, memperoleh sekitar 88 ribu suara,” kata Saiful.
Saiful menambahkan bahwa pemecatan dari internal partai tidak disertai penjelasan yang jelas, sehingga menimbulkan kemarahan di kalangan pendukung Ghufron. Ia juga memperingatkan bahwa massa yang hadir akan semakin banyak jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi oleh KPU.
“Sampai sekarang, alasan pemecatan belum dijelaskan dengan rinci, baik kepada Ghufron maupun kepada kami. Kami tidak tahu pelanggaran apa yang menyebabkan pemecatan ini. Jika KPU tidak memberikan kejelasan, aksi massa akan bertambah besar,” tegas Saiful.
Sementara itu, Ketua KPU Lumajang, Henariza Febriadmaja, menyampaikan bahwa tuntutan para pendukung Ghufron Siradj telah dikomunikasikan dengan KPU Jember dan akan diteruskan ke KPU Provinsi Jawa Timur serta KPU RI.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Jember dan akan menyampaikan tuntutan ini hingga ke KPU RI. Hasil akhirnya akan kami informasikan segera sebelum pelantikan DPR RI pada 1 Oktober 2024,” ujar Henariza.
Aksi ini menjadi sorotan mengingat waktu pelantikan anggota DPR RI semakin dekat, dan keputusan final terkait status Ghufron Siradj masih dinantikan para pendukungnya. [vid/ian]






