Jombang (beritajatim.com) – Pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Jombang nomor urut 2, H Warsubi- KH Salmanudin Yazid (Warsa) memulai hari kampanye pertama dengan ziarah ke makam sejumlah ulama.
Makam Sayyid Sulaiman, pendiri Pondok Pesantren Sidogiri yang dimakamkan di Desa Betek Kecamatan Mojoagung menjadi tujuan pertama setelah selesai blusukan di pasar setempat.
“Mbah Sayyid Sulaiman merupakan keturunan Rasullullah SAW yang bermarga Basyaiban dengan jalur nasab dari ayahnya, Sayyid Abdurrahman. Harus ada tata krama dan sopan santun. Jombang itu selain kota santri juga merupakan kotanya para ulama. Wajib hukumnya sowan, ziarah ke makam para ulama,” ungkap Warsubi.
Setelahnya, Warsubi-Salman beserta tim menuju ke makam Mbah Guru di Catakgayam Kecamatan Mojowarno. “Memulai titik perjalanan yang baik adalah dengan mengunjungi tokoh Ulama, tokoh bangsa, tokoh Jombang yang tentunya menjadi awal dari sebuah proses yang niatnya baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Mbah Guru Hasan Sanusi sendiri merupakan pembuka Desa Catakgayam yang dulunya berupa hutan. Ulama tersebut juga menantu Mbah Alif yang mkamnya masuk dalam catatan Dinas Pariwisata Jombang sebagai destinasi wisata religi selain Gus Dur.
“Ini adalah ikhtiar jalur langit yang kami upayakan. Selain itu, ziarah ini merupakan bentuk etika dan tata krama kami terhadap para ulama,” tutupnya.

Sebelumnya, di kampanye hari pertama, Rabu (26/9/2024) Warsubi juga lebih banyak melakukan ziarah ke makam para Bupati Jombang. Dari makam R.A.A. Soeroadiningrat, Affandi hingga ke Nyono Suharli.
“Saya memang tidak mengundang media di hari pertama kampanye. Memang niatnya mau ziarah ke makam Bupati Jombang yang sudah mendahului kita. Kita tidak boleh melupakan sejarah. Bahwa Jombang seperti hari ini juga karena para pendahulu kita,” pungkasnya. [suf]






