Banyuwangi (beritajatim.com) – Taman Nasional Alas Purwo memiliki luas area sekitar 43.420 hektar. Di dalamnya menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Kawasan ini termasuk hutan hujan tropis, pantai, savana, dan air terjun.
TN. Alas Purwo yang menyimpan beragam situs geologi, budaya, serta kekayaan hayati tersebut telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO. Kawasan yang masuk dalam jajaran Geopark Ijen, saat ini telah resmi menjadi bagian dari Unesco Global Geopark.
Taman nasional ini merupakan kawasan hutan purba yang terbentuk dari letusan gunung api purba jutaan tahun lalu. TN Alas Purwo terbentuk dari lautan yang terangkat menjadi daratan.
Akhir pekan ini, kawasan ini menjadi arena event lari bertajuk Alas Purwo Jungle Run. Hampir ribuan pelari turut meramaikan ajang ini.
Selain memiliki kawasan yang indah, para pelari juga disuguhkan dengan sejumlah tantangan. Lari di Alas Purwo tidak hanya sehat secara fisik tapi juga spiritual.
Para runner datang dari berbagai daerah dan kota di Indonesia. Di antaranya, Jakarta, Bandung, Palembang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan lainnya. Salah satu peserta asal Bali, I Gede Surya Sudartawa, mengakui keindahan TN Alas Purwo.
“Sesuai temanya We Run We Healed, rasanya saya ikut terobati secara fisik dan spritual. Sangat indah, asyik berlari di sini. Tadi saya lihat banyak kijang dan monyet saat lari. Rasanya jadi tidak capek karena udaranya juga sangat mendukung,” ungkapnya. (rin/but)






