Bangkalan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, Kabupaten Bangkalan. Hasani bin Zuber telah memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai Calon Bupati (Cabup) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ra Hasani mengaku, meski banyak masyarakat dan tokoh yang mendukung dirinya untuk maju sebagai Cabup Bangkalan, namun dirinya belum mendapatkan restu ibundanya.
“Saya sudah meminta ijin namun belum mendapatkan restu dari Ummi saya,” terangnya, Rabu (21/8/2024).
Ia mengatakan sangat menjunjung tinggi restu orang tua dalam setiap langkah yang akan ia lakukan. Sehingga, ia memastikan untuk tidak mencalonkan diri sebagai Bacabup usai Ibundanya menolak dirinya maju dalam kontestasi tersebut.
“Jimat saya saat ini hanya satu yaitu Ummi. Sebagai santri, saya selalu berpegang pada tuntunan bahwa ridho Allah terletak pada ridho orang tua,” tegasnya.
Usai memutuskan tak maju sebagai Cabup, pihaknya membuka komunikasi politik dengan sejumlah pihak dan juga calon yang akan maju. Kemudian, DPP Partai Demokrat memutuskan memberikan rekom pada pasangan Lukman Hakim – Fauzan Djakfar.
“Kami menilai keduanya memiliki latar belakang yang bagus dan jika nantinya menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Ra Hasani juga yakin pasangan Lukman-Fauzan akan membawa Bangkalan lebih baik. Apalagi keduanya cukup dekat dengan masyarakat sehingga bisa mengetahui kebutuhan masyarakat di Bangkalan.
“Insyaallah, Lukman-Fauzan adalah pasangan yang pas memimpin Bangkalan,” tandasnya.[sar/aje]






