Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak kurang lebih ada 22 karya lukis dari para seniman di Jawa Timur, turut memeriahkan pagelaran atau acara Pameran Lukisan GeliArt di gedung Galeri Merah Putih tepatnya yang berlokasi di Komplek Balai Pemuda, Alun-Alun Kota Surabaya, Jawa Timur.
Tujuan GeliArt itu digelar adalah sebagai langkah persiapan bagi para seniman, menuju event Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2024 yang rencananya akan digelar di JX (Jatim Expo) Internasional, di Surabaya pada November 2024 yang akan datang.
Acara yang digelar selama 6 hari kedepan terhitung sejak 10 hingga 15 Agustus 2024 itu, diisi dengan beragam aliran karya seni lukis diantaranya mulai dari aliran naturalis, abstract, realis, impresionis, dekoratif dan lain-lain.
Dari sekian banyak para seniman yang ikut meramaikan acara, ada salah satu gadis kecil tergolong seniman termuda bernama Ayra Shierly Azqiara berusia 6 tahun menjadi salah satu perhatian pengunjung melalui hasil karya lukisannya yang berkisah tentang ‘Ayra dan Cobi’.
Diketahui, bahwa ‘Ayra dan Cobi’ sendiri merupakan hasil karya seni yang dibuat oleh seorang gadis kecil bernama Ayra Shierly Azqiara berusia 6 tahun. Yang mana didalam lukisan itu, meluapkan tentang sebuah kerinduan dan arti kasih sayang dari Ayra Shierly terhadap kucing kesayangannya yang bernama Cobi.
“Aku melukisnya karena aku rindu Cobi kucingku, kucing kecilku yang harus berpisah dariku. Karena Mama berpikir akan lebih baik jika dipelihara orang yang lebih sayang kepada Cobi”, ungkap hati kecil Aka Putri, seraya merasa kehilangan.
Diceritakan, bahwa kucing kesayangannya yang bernama Cobi itu telah diberikan kepada orang lain oleh ibu Ayra Shierly dengan alasan supaya bisa dirawat dan dipelihara dengan baik.
“Padahal aku sayang Cobi, padahal aku rindu Cobi, karena itu lukisan ini untuk kucingku Cobi. Oh iya, lukisan ini sekarang ada di galeri merah putih dalam event Pameran Geli@art pra PSLI 2024. Yuk kunjungi lukisanku”, ujarnya, sembari meluapkan rasa rindunya kepada Cobi kucing kesayangannya.
Ayra Shierly Azqiara adalah seorang putri kecil yang masih duduk di bangku kelas 1 SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) di Surabaya, dan Ia juga menggeluti bakat karya lukisnya disebuah Sanggar Daun Art School dimana tempat Dia belajar.






