Surabaya (beritajatim.com) – Pandawara Group tampaknya juga ikut geram dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh selebgram asal Aceh, Cut Intan Nabila.
Sekumpulan pemuda yang dikenal karena konten bersih-bersih sampahnya itu, mengunggah foto terduga pelaku KDRT, Armor Toreador. Bahkan, yang cukup mengejutkan, dalam slide keduanya, terdapat narasi permohonan maaf dari mereka yang menyinggung suami Cut Intan tersebut.
“Mohon maaf untuk seluruh masyarakat Indonesia, karena sampah yang satu ini belum kami angkut 🙏,” tulisnya.
Warganet pun tampak mendukung aksi kepedulian Pandawara Group yang prihatin dengan kasus KDRT tersebut.
“Gak usah di-recycle, timbun aja langsung plis,” (et) fikabayasut.
Bahkan, salah satu yang turut memberikan tanggapan ialah akun Humas Polres Bogor, yang telah berhasil mengamankan terduga pelaku itu.
“Udah kami angkut,” terang (et) humaspolresbogor.
Bahkan dalam enam jam setelah foto dan narasi tersebut diunggah, sudah lebih dari 558 ribu orang menyukai, 37,8 ribu komentar, dan 62,9 ribu kali dibagikan.
Ramainya berita terkait kasus KDRT yang menimpa selebgram ini sendiri, berawal dari potongan video CCTV yang diunggah (et) cut.intannabila di Instagram. Dalam video tersebut, sang selebgram menunjukkan perlakuan sang suami yang sedang melakukan kekerasan fisik terhadapnya.
Bahkan, dalam pengakuan yang ia tulis dalam unggahan tersebut, Cut Intan mengaku ini bukan kali pertamanya mendapatkan perlakuan kasar seperti itu. Hanya saja, selama ini dirinya mencoba menahan dan menutup aib keluarga.
Hingga akhirnya, ia tak sanggup lagi untuk bertahan dan mempublikasinya ke publik. Dalam video tersebut, tidak hanya Cut Intan yang menjadi korban, tetapi juga anak ketiganya yang baru lahir terkena dampak dari tindakan kekerasan tersebut. (fyi/ian)






