Magetan (beritajatim.com) – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru/Guru Kelas SD Universitas PGRI Madiun (Unipma) menggelar sosialisasi pencegahan stunting di Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak, terutama dalam mencegah stunting.
“Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para ibu tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Kami ingin ibu-ibu memahami pentingnya gizi seimbang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Acara ini telah kami laksanakan pada 24 Juli 2024 lalu,” terang Arif Budi Astomo, Ketua Pelaksana Sosialisasi, Senin (5/8/2024).
Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa memberikan materi mengenai tanda-tanda stunting, penyebab stunting, serta cara pencegahannya. Selain itu, mereka juga memberikan edukasi tentang pentingnya pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan bervariasi. Pun, jumlah anak stunting di Desa Karangrejo Kawedanan pada Juli 2024 ada 19 anak.
“Dengan memberikan menu MPASI yang tepat, kita dapat mencegah anak mengalami stunting dan tumbuh kembang dengan optimal,” tambah Arif.
Kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat yang signifikan, baik bagi anak, masyarakat, maupun mahasiswa. Bagi anak, sosialisasi ini diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak. Sementara itu, bagi masyarakat, sosialisasi ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengasuh anak dengan baik.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini,” ujar Arif.
Sebagai hasil dari kegiatan sosialisasi ini, telah dihasilkan sebuah buku panduan MPASI yang dapat digunakan sebagai referensi oleh para ibu. Buku panduan ini berisi berbagai macam resep MPASI yang bergizi dan mudah dibuat.
Berdasarkan hasil sosialisasi, dapat disimpulkan bahwa solusi untuk mengatasi masalah stunting adalah dengan memberikan edukasi yang tepat kepada para ibu. Dengan pengetahuan yang cukup, ibu-ibu dapat memberikan asupan gizi yang terbaik bagi anak-anak mereka. [fiq/suf]
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan itu diantaranya:
Alvina Erlytasari
Arif Budi Astomo
Aula Rohmawati
Choirul Rosyid Muttaqien
Dela Afianti Safitri
Devika Feby Nurman Pradina
Dewi Pratiwi
Elok Mutiara Nirwana
Liya Tutut Wulandari
Sabrina Budi Permata Putri
Sinta Dwi Rahayu






