Pasuruan (beritajatim.com) – Emil Elestianto Dardak menegaskan komitmennya dalam membangun kesejahteraan perangkat desa dan memajukan pembangunan desa di seluruh wilayah Jawa Timur.
Hal ini disampaikan dalam acara silaturahmi bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Desa Wonokitri, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (1/7/2024).
Emil Dardak yang hadir mewakili Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa pembangunan Jawa Timur bertumpu pada desa-desa. “Kami berfokus pada pengentasan kemiskinan di desa dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujar mantan Bupati Trenggalek ini.
Dalam upaya memulihkan ekonomi pasca-pandemi Covid-19, Pemprov Jatim telah memberikan modal sebesar Rp50 juta kepada 100 BUMDes.
Emil mengakui bahwa jumlah tersebut mungkin belum mencukupi, namun ia yakin dengan sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat desa, kesejahteraan desa dapat tercapai.
“Kami juga mengusahakan apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi juga dilaksanakan di kabupaten, seperti contohnya kita menjaga keberhasilan kesejahteraan penghasilan perangkat desa,” ujar dia.
Emil juga menekankan pentingnya menjaga agar anak muda tetap tinggal dan berkarya di desa. Ia percaya dengan perbaikan fasilitas internet dan infrastruktur lainnya, peluang di desa akan semakin terbuka lebar.
“Saya berterima kasih bahwa ini adalah hubungan yang romantis bersama-sama. Bukan akhirnya menjadi salah satu bentuk dari kesepakatan politik, hal ini merupakan bentuk bahwa pemerintah juga peduli terhadap kesejahteraan perangkat desa,” ujar Emil.
Ketua PPDI Jawa Timur Sutoyo Muslih menyambut baik komitmen Emil. Ia berharap PPDI dapat menjadi wadah bagi BUMDes dalam membangun kesejahteraan desa, baik secara sosial, budaya, maupun ekonomi.
Acara silaturahmi ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar PPDI se-Jawa Timur, termasuk Ketua PPDI Pasuruan Soenhadji dan Kepala Desa Wonokitri, Pasuruan. [asg/suf]






