Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebuah gudang tempat penyimpanan sekam dan dedak, di Blok E-1 Taman Sidoarjo terbakar Minggu (23/6/2024).
Belum diketahui penyebab titik api pertama kali muncul dan secara cepat membesar di gudang milik
Edi (40) warga Kenjeran Surabaya tersebut. Api yang membara juga menjalar dan menghanguskan isi gudang.
Informasi yang dihimpun di lapangan, ada 3 mobil dan satu forklip yang berada di dalam gudang, tidak bisa dievakuasi dan ikut terbakar.
M. Khoironi salah satu penjaga gudang menyatakan tidak diketahui asal mula api muncul. Begitu ia bangun dari tidur, api sudah diketahui membesar dan dia langsung melaporkan ke Tumadiyanto saksi lainnya.
“Saya bangun, saya melihat api sudah membesar dan saya laporkan kejadian ke lainnnya dan diteruskan ke atasan hingga petugas Pos Damkar di Sidoarjo,” ucapnya.
Komandan Regu Damkar Pos Krian Andy menyatakan ada sekitar 8 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.
Dalam melakukan pemadaman, petugas juga mengalami kendala yakni sumber air. “Sumber airnya jauh. Jadi kalau ada keterlambatan soal pasokan air, tugas pemadamannya juga mengalami kendala,” terangnya.
Disinggung soal isi gudang yang terbakar, selain tumpukan sekam, petugas juga melihat ada beberapa mobil seperti truk yang hangus terbakar. “Di dalam tadi terlihat ada tiga mobil yang terbakar, tidak tahu lagi untuk yang bagian belakang,” ungkapnya.
Hingga petugas pemadaman masih melakukan pembasahan pada titik-titik api yang menyala. Akibat musibah ini, kerugian material yang dialami oleh korban, ditaksir mencapai ratusan juta dan bahkan lebih.
Kapolsek Taman Kompol Anggono Jaya menyatakan belum mengetahui penyebab kebakaran. Petugas kepolisian masih menggali informasi dari saksi dan lainnya di lapangan. “Kita tunggu dari hasil olah TKP dan Tim Labfor,” tegasnya. [isa/aje]






