Ngawi (beritajatim.com) – Seorang bocah berusia 9 tahun tenggelam di aliran sungai di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (14/6/2024) pukul 16.10 WIB. Korban yang bernama Fatan Putra Nugraha, pelajar kelas dua Sekolah Dasar Negeri setempat, ditemukan tenggelam oleh teman-temannya yang panik dan meminta pertolongan warga sekitar.
Pihak keluarga yang datang langsung membawa Fatan ke Klinik Asy Syifa di Desa Jambangan, Kecamatan Paron, yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Namun, Fatan dinyatakan sudah meninggal dunia oleh tim medis. Sang ibu, Enggi Erviyanti (29) menangis histeris mengetahui putranya sudah tidak bernyawa.
Menurut Aris Susanto, salah satu warga sekitar, Fatan bersama enam temannya bermain dan berenang di aliran sungai. Empat temannya sudah pulang, namun Fatan masih berenang bersama seorang temannya.
“Ada anak datang kesini minta tolong temannya tenggelam. Saya datang sudah mengambang. Dibantu warga kita evakuasi. Temannya saya suruh pulang panggil keluarga. Kelihatanya sudah meninggal. Disini awalnya mandi berenam. Terus yang empat pulang. Tinggal korban bersama seorang rekannya,” ujar Aris Susanto.
Warga lainnya, Solamudin, mengatakan bahwa dia tidak berani menolong Fatan karena Fatan sudah meninggal dan tubuhnya sudah berbusa. “Saya sampai disini tidak berani menolong karena sudah memanggil keluarganya. Disini sudah meninggal. Sudah berbusa. Oleh keluarga tetap di bawa ke klinik itu,” ujar Solamudin.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memastikan bahwa Fatan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai. Jasad Fatan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. [fiq/kun]






