Malang (beritajatim.com) – Rombongan Universitas Islam Malang (Unisma) yang dipimpin Rektor, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., melakukan tanda tangan MoU ke Chiba University, Tokyo. Kampus ini sebelumnya dikenal di Jepang sebagai tempat yang mengembangkan keilmuannya tentang remote sensing.
Unisma melakukan penandatanganan dengan pihak yang Chiba University, Tokyo yang diwakili Prof. Josephat Tetuka Sri Samantyo*, Head of Josephat Microwave Remote Sensing Laboratory. Pria kelahiran 1970 ini merupakan Perwakilan Peneliti Ruang Angkasa, Jepang yang mengembangkan keilmuannya tentang remote sensing.
Josephat Tetuka mengembangakan remote sensing pada satelit, radar, dan drone untuk sistem pertahanan, penginderaan jarak jauh vegetasi di bumi dan potensi kehidupan di planet lain seperti Mars dan Venus atau space and beyond.
Rektor Unisma, Maskuri menyebut bahwa Prof. Tetuko, panggilan akrab beliau akan menjadi Adjunct Professor di Unisma. Adjunct Professor menjadi Jabatan kehormatan bagi seseorang dari institusi di luar negeri yang berperan penting dan kerja nyata dalam pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk jangka waktu tertentu di Indonesia.
“Sebagai bagian dari *Center for Environmental Remote Sensing (CERaS)*, Dalam pengembangan keilmuan yang dimilikinya untuk lingkungan juga melakukan observasi terhadap perubahan karakter DNA pada binatang, seperti kepiting, kerang dan lainnya,” jelas Maskuri melalui keterangan tertulis.
Sebagai langkah konkrit kerjasama ini, Prof Tetuka akan datang ke Unisma dengan membawa 20 mahasiswa Chiba University berkunjung ke Unisma. Prof. Tetuko akan memberikan Studium General atau Guest Lecture bagi mahasiswa dan dosen yang relevan dengan remote sensing dan pemanfaatannya.

Sementara itu, mahasiswa dari Chiba University akan belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), field study, dan lain lain. Rektor Unisma berharap kerjasama ini akan melejitkan kualitas lulusan Unisma di program studi Fakultas Teknik, Pertanian, Peternakan, MIPA, dan FKIP dalam pengembangan teknologi yang lebih adaptif.
“Semoga ini bisa membawa pemahaman terhadap dinamika zaman dan penguasaan bahasa Internasional untuk mengantarkan mahasiswa menjadi lulusan yang kompetitif di kancah nasional dan internasional untuk menumbuhkan kreasi, inovasi baru yang Unggul dan berdaya saing global dalam bidang IPTEKS,” ujar Maskuri.
Dalam kunjungannya Rektor Unisma bersama Ketua Bidang Usaha Pengurus Yayasan Unisma, Prof. Dr. Mudawamah, M.Si., dan Wakil Rektor 4, Dr. Ir. Istirochah Pujiwati, MP. Ikut juga Kepala Pusat Kolaborasi dan Pengembangan Kerjasama Internasional, Sonny Elfiyanto, M.Pd., Ph.D.,
Rombongan Unisma yang sudah tiga hari berada di Negeri Tirai Bambu pada Kamis (23/5/2024) kemudian bergeser ke Negeri Sakura. Kunjungan awalnya ke Chiba University, Tokyo melakukan MoU signing dengan Prof. Josephat Tetuka Sri Samantyo. [dan/beq]






