Sumenep (beritajatim.com) – Harga komoditas cabai di pasar tradisional Sumenep pekan ini kembali naik, baik cabai rawit maupun cabai merah besar. Untuk harga cabai merah besar pekan ini tercatat Rp 45.000 per kg, naik Rp 5.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga cabai rawit Rp 22.000 per kg, naik Rp 2.000 dibanding pekan lalu.
“Cabai ini memang salah satu komoditas yang sangat fluktuatif. Perubahan harganya bisa per hari, karena cabai termasuk komoditas yang tidak tahan lama, gampang busuk. Jadi kalau belum masuk masa panen atau gagal panen, harga bisa melambung karena stok menipis,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Selasa (21/05/2024).
Selain cabai, komoditas yang mengalami kenaikan harga pekan ini adalah bawang merah. Harga pekan ini Rp 48.000 per kg. Naik Rp 4.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga bawang putih relatif stabil Rp 38.000 per kg.
“Kemudian telur ayam ras juga naik sedikit dibanding pekan lalu. Harga pekan ini Rp 29.000 per kg. Pekan lalu Rp 28.000 per kg,” ujarnya.
Sementara untuk harga daging relatif stabil. Harga daging sapi tetap Rp 120.000 per kg, harga daging ayam kampung Rp 90.000 per kg, dan daging ayam broiler Rp 38.000 per kg.
Sedangkan harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp per 17.000 kg. Minyakita Rp 15.000 per botol 1 liter, dan minyak goreng kemasan 2 liter Rp 38.000. “Harga gula pasir juga sudah stabil Rp 17.500 per kg,” terang Idham.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/aje]






