Gresik (beritajatim.com) – Untuk ke sekian kalinya, PT PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, atau SIG menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024. Dari hasil rapat itu. Perseroan menyetujui pembagian deviden sebesar Rp572 miliar. Serta penetapan laba tahun berjalan yang dapat distribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2023 sebesar Rp2,17 triliun. Sementara Rp1,59 triliun ditetapkan sebagai cadangan lainnya.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menuturkan, SIG berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas demi menjaga kepemimpinan pasar, kinerja positif, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Di tengah situasi geopolitik di Timur Tengah, SIG melakukan evaluasi dampaknya terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia, khususnya pada harga energi dan komoditas, serta inflasi, yang secara langsung maupun tidak langsung berpotensi memengaruhi bisnis industri semen,” tuturnya, Sabtu (4/4/2024).
Lebih lanjut Vita Mahreyni mengatakan, SIG juga konsisten membagikan dividen secara rutin kepada para pemegang saham sebagai bentuk komitmen untuk memberikan nilai tambah atas kepercayaan, dan dukungan yang selama ini diberikan.
“Penetapan sebagian laba bersih tahun 2023 sebagai cadangan lainnya akan memperkuat struktur permodalan SIG untuk memastikan operasional dapat berjalan dengan baik di tengah risiko yang membayangi sepanjang tahun 2024,” katanya.
Selain membagikan deviden, dan menetapkan laba bersih. SIG mengubah susunan komisaris dengan memberhentikan dengan hormat Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris SIG, yang diangkat berdasarkan keputusan RUPST tahun buku 2018 tanggal 22 Mei 2019.
Selanjutnya terhitung sejak ditutupnya RUPST mengangkat kembali Lydia Silvanna Djaman sebagai Komisaris SIG dengan masa jabatan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar perseroan. Serta memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal, dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu. [dny/ian]






