Bawean (beritajatim.com) – Pertamina bergerak cepat merespon tragedi gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Pulau Bawean. Bantuan kemanusiaan segera disalurkan ke berbagai titik pengungsian untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
Bantuan tahap pertama meliputi 100 paket beras, 50 kotak minyak goreng 1 liter, 10 dus gula, 12 dus mie instan, dan 12 tabung Bright Gas. Bantuan didistribusikan ke 6 titik di 2 kecamatan di Bawean.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan rasa duka cita atas musibah tersebut. Pertamina langsung berkoordinasi dengan lembaga distribusi setempat untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Kami menyalurkan bantuan first aider dan melakukan pemetaan wilayah serta titik-titik konsentrasi pengungsian,” ujar Ahad.
Salah satu warga Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Mohammas Ilyas, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan Pertamina. “Kami masih trauma dan memilih untuk tidur di tenda. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami di pengungsian,” tuturnya.
Stok BBM dan LPG Aman, Masyarakat Tak Perlu Panik
Ahad memastikan stok BBM dan LPG di Pulau Bawean aman dan tidak ada kerusakan pada lembaga penyalur. Kapal MT Ferimas Sejahtera telah sandar di dermaga Bawean dengan membawa 1.040 kl Pertalite dan Biosolar untuk Pulau Bawean dan Masalembu.
“Stok BBM di Bawean sangat tebal, mencapai total 408 kl Pertalite dan 368 kl Biosolar. Stok LPG 3kg juga tersedia sekitar 20.900 tabung. Masyarakat Bawean tidak perlu khawatir dan tetaplah konsumsi BBM dan LPG dengan wajar,” tegas Ahad.[rea/aje]






