Surabaya (beritajatim.com) – Setidaknya dalam setiap harinya tubuh memerlukan asupan cairan dua liter. Pun ketika menjalankan ibadah puasa, tubuh tetap membutuhkan cairan agar tubuh tetap bugar.
Ketua Program Studi Seni Kuliner Akademi Kuliner dan Patiseri OTTIMMO Internasional Heni Adhianata, M.Sc pun membagikan tipsnya terkait gaya sehat saat menjalankan ibadah puasa.
“Sebenarnya asupan cairan itu penting bagi tubuh, yaitu dengan total kebutuhan 2 liter per harinya. Biasanya dibaginya 250ml/gelas atau estimasi 8 gelas,” ujar Heni, Jumat (15/3/2024).
Adapun rinciannya, yakni dua gelas pada saat sahur, dua gelas pada saat berbuka puasa, dua gelas pada saat malam sesudah buka puasa, dan dua gelas pada saat sebelum tidur.
Ia mengatakan, bagi orang yang tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, diperbolehkan mengonsumsi makanan yang disukai. Tapi alangkah baiknya dihindari makanan yang mengandung minyak dan santan.
“Sedangkan orang yang di usia lanjut atau terdapat penyakit seperti diabet, darah tinggi, penyakit jantung, lebih baik asupan gula, lemak, dan minyak dibatasi,” saran dia.
Menu makanan bisa diganti dengan yang lebih sehat seperti menghindari daging merah, menambah porsi sayur dalam makanan, dan konsumsi buah-buahan. “Suplemen tertentu juga dianjurkan untuk menjaga imunitas tubuh serta kelancaran ibadah puasa,” lanjutnya.
Selain itu, asupan karbohidrat juga dapat divariasikan menggunakan karbohidrat kompleks, seperti jagung dan beberapa jenis umbi-umbian.
“Hal tersebut dapat mencegah terjadinya lonjakan gula darah yang dapat menyebabkan tubuh menjadi cepat lelah,” tandasnya. [ipl/ian]






