Malang (beritajatim.com) – Memasuki bulan puasa Ramadhan, sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Malang ramai diserbu pengunjung. Harga sembilan bahan pokok (sembako) cenderung stabil, kecuali cabe.
“Padat sekali yang berbela sayur-mayur. Jumlah pembeli menjadi tiga kali lipat jika dibanding hari-hari sebelumnya,” kata Siti HR, salah satu Penjual Sembako di Pasar Gedangan, Selasa (12/3/2024).
Menurut Siti, yang paling banyak diserbu pembeli terutama pedagang sembako. Selain warga belanja sembako, juga daging, sayuran dan perlengkapan untuk selamatan satu hari sebelum puasa dan persiapan takjil dan berbuka puasa.
Kata Siti, untuk harga sembako sementara masih normal. Meski ada kenaikan, tetapi itu
sangat kecil.
Hanya saja harga cabai merah yang biasanya Rp 80 ribu perkilogramnya, kini turun hingga 50 persen dari harga sebelumnya.
“Harga cabai merah, kalau sebelumnya Rp 80 ribu setiap satu kilogram, kini hanya Rp 40 ribu per kilogramnya,” tegas Siti.
Sebelumnya, harga cabe rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Malang pada awal bulan Maret 2024 masih berkisar Rp 65 ribu. Sementara cabe merah besar hingga menembus angka Rp 80 ribu per kilogram.
Di pekan kesatu tanggal 4 Maret lalu, Tim Satgas Pangan Kabupaten Malang mencatat harga cabe rawit sudah turun Rp 10 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Sementara penurunan harga cabe merah hingga 50 persen di pekan kedua bulan Maret 2024, disebabkan pasokan cabe mulai mencukupi. [yog/but]






