Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 473 warga di Kabupaten Gresik menempuh pendidikan informal melalui Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Sebagian besar berasal Kecamatan Bungah.
Para orang tua tersebut menempuh pendidikan di SOTH yang diinisiasi Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinas KBPPPA).
Sebagai informasi, SOTH adalah pendidikan informal yang diinisiasi pada tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Gresik. Peserta didik berasal dari para orang tua di kecamatan tersebut dengan jangkauan hingga ke tingkat RT/RW. Pola belajarnya lebih ditujukan ke memperbaiki pola asuh orang tua terhadap anaknya.
Keberadaan SOTH itu, juga untuk mengatasi permasalahan sosial serta kesehatan. Khususnya, stunting di Kabupaten Gresik.
Kendati bersifat informal, SOTH ini tetap memiliki materi-materi pakem untuk diajarkan pada peserta didik. Utamanya, pemahaman pentingnya membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.
“Kami berharap program ini bisa melahirkan orang tua yang dapat mendidik anak-anaknya di rumah masing-masing,” ujar Wabup Aminatun Habibah, Kamis (7/03/2024).
Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu berharap besar pada orang tua wisudawan SOTH ini bisa benar-benar menerapkan ilmu yang sudah diterima. Tujuannya untuk memastikan anak-anaknya tidak stunting.
“Soal stunting ini sudah ada materinya di SOTH, jadi saya harap ini bisa makin menekan angka stunting di Kabupaten Gresik,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Advokasi Dinas KBPPPA Ahmad Dharief Dahlawy menyatakan ke depan SOTH ini akan terus diperbanyak. Tidak hanya di Gresik Utara saja tapi juga di bagian Gresik Selatan.
“Salah satu menekan stunting di Kabupaten Gresik, tidak hanya pemberian gizi saja tapi juga pola asuh keluarga yang sehat,” pungkasnya. [dny/but]






