Banyuwangi (beritajatim.com) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi memperkirakan kebutuhan beras warga selama Ramadan dan Lebaran mendatang masih aman.
Pasalnya, stok beras di gudang Bulog saat ini melimpah, bahkan bisa mencukupi kebutuhan beberapa bulan ke depan.
“Saat ini sebanyak 850 ribu ton. Jumlah ini cukup sebagai cadangan beras Banyuwangi untuk 5 bulan ke depan,” jelas Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Harisun, Kamis (29/2/2024).
Apalagi, kata Harisun, sebentar lagi memasuki masa panen padi di beberapa daerah di Banyuwangi. Sehingga akan menambah jumlah stok gabah maupun beras di Bulog.
“Beberapa waktu lagi juga Banyuwangi akan melakukan panen raya. Bulog siap menyerap gabah petani berapapun jumlahnya. Sehingga kita harapkan nanti bisa menambah cadangan beras Bulog untuk Banyuwangi ke depannya,” kata Harisun.
Kedatangan beras impor sebanyak 15 ribu Ton dari Thailand juga menambah pasokan stok beras Banyuwangi melimpah. Meskipun, sebagian besar beras tersebut harus dikirim ke wilayah timur Indonesia.
“Kita punya kewajiban mengirim beras itu secara bertahap ke wilayah NTT, NTB dan Bali sebanyak 13 ribu Ton, sehingga masih sisa sekitar 5 ribu Ton bisa jadi cadangan ketahanan pangan kita di Banyuwangi. Jadi sangat aman,” terangnya.
Dalam waktu dekat, kata Harisun, akan ada tambahan kedatangan beras impor. Pihaknya menyebut sekitar 10 ribu Ton akan datang di gelombang kedua tahun ini.
“Setelah kapal ini juga diprediksi kita ada kapal lagi di belakangnya, jadi Insyaallah secara akumulasi nanti stok kita sangat aman,” pungkasnya. (rin/ted)






