Ponorogo (beritajatim.com) – Ada sensasi baru dengan jajanan crepes di Kabupaten Ponorogo. Biasanya, crepes berisi keju, cokelat, pisang atau selai, crepes di Ponorogo ini berbeda. Topingnya adalah es krim. Alhasil, makanan yang bisa digulung dan dilipat serta memiliki rasa yang manis dan renyah itu, bertambah semakin enak dengan adanya toping es krim.
Ya, jajanan crepes toping es krim ini, jarang sekali ada. Di Kabupaten Ponorogo, inovasi itu diciptakan oleh pemuda bernama Guntur Rio. Pemuda 22 tahun itu, sehari-hati menggelar usaha crepesnya di depan taman Klono Sewandono di Jalan Pramuka.
Inovasi yang dihadirkan oleh Guntur ini pun berhasil mencuri perhatian masyarakat bumi reog. Crepes yang disajikan dengan tambahan es krim, memberikan sentuhan segar dan kelezatan yang berbeda. Hal itulah yang membedakan usaha crepes Guntur, dengan kebanyakan crepes lainnya. Keunikan crepes dengan toping es krim ini, ternyata berhasil menggaet perhatian konsumen.
“Alhamdulillah, crepes dengan toping es krim ini, banyak digemari. Terutama anak-anak muda. Perpaduan renyah dan segarnya es krim merupakan campuran yang pas,” ungkap Guntur, ditulis Minggu (25/02/2024).
Dalam waktu singkat, dagangan pemuda tersebut menjadi sangat diminati dan laris di pasaran. Guntur mengungkapkan bahwa dari awal dirinya ingin mengangkat derajat crepes usahanya itu. Dia pun mulai berpikir, hingga akhirnya terbersit inovasi dengan toping es krim tersebut.
“Ya kalau cuma menjual crepes, ya sama dengan lainnya. Saya terus berpikir untuk melakukan inovasi. Akhirnya ketemu, bahwa biar crepes itu laris, ditambah dengan es krim,” kataya.
Crepes es krim buatannya Guntur, selain rasanya enak dan lezat, harganya pun cukup terjangkau. Yakni dikisaran harga Rp10.000 hingga Rp15.000. Dengan harga segitu, konsumen sudah mendapatkan crepes dengan toping es krim.
“Kesegaran dari crepes es krim ini, tentu membuat menarik bagi masyarakat,” pungkasnya. [end/but]






