Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebutuhan beras saat bulan Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi di Kabupaten Bojonegoro dipastikan aman. Sebab, stok beras di gudang Bulog Bojonegoro sendiri dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Juni 2024.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja mengatakan, stok beras di gudang sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat. Termasuk untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk penyediaan beras di pasar murah dan tradisional yang bekerja sama dengan dinas perdagangan maupun ketahanan pangan,” ujarnya, Sabtu (24/2/2024).
Jumlah stok beras di gudang saat ini sebanyak 2.000 ton. Jumlah itu ditambah lagi target penyerapan beras bulan Februari ini sebanyak 1.500 ton. Belum lagi, pada musim panen pertama, Bulog Bojonegoro menarget bisa menyerap beras sebanyak 5.000 sampai 6.000 ton.
“Sedangkan harga beras masih tinggi ini kemungkinan karena belum masuk musim panen, sehingga sisi produksi atau supply berkurang mengakibatkan harga naik,” pungkasnya. [lus/ian]






