Sampang (beritajatim.com) – Harga beras premium dan gula pasir di Kabupaten Sampang, mengalami kenaikan yang signifikan. Sebab, harga dua kebutuhan pokok tersebut selisih hingga mencapai 30 persen dari harga sebelumya.
Semisal, harga gula pasir yang sebelumnya Rp 13 ribu per kilo saat ini naik menjadi Rp 17 ribu per kilo. Sementara harga beras premium kemasan 25 Kg yang sebelumnya berkisar antara Rp 350 ribu saat ini naik menjadi Rp 280 per sak.
Amin salah satu pedagang pasar Srimangunan membenarkan kondisi kenaikan harga dua kebutuhan pokok tersebut. “Kenaikan kebutuhan pokok ini terjadi sejak awal tahun kemarin, dan belum juga turun malah cenderung naik,” ujarnya, Sabtu (10/2/2024).
Amin selaku pedagang juga mengaku kelimpungan lantaran para pembeli menawar dengan harga sebelumya. Padahal, harga kulak naik maka penjualan juga dinaikan mengikuti harga pasar. “Kami repot jika ada pembeli yang masih menawar dengan harga sebelumnya. Karena banyak yang kenal maka kami berikan penjelasan jika harga kulak juga naik,” imbuhnya.
Amin berharap kondisi kenaikan harga kebutuhan pokok ini segera berakhir dan kembali seperti harga sebelumnya. “Harapan kami pemerintah hadir untuk rakyat, sebab harga khawatir semakin naik dan daya beli rendah,” sambungnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Sampang, Chairijah membenarkan adanya kenaikan harga bahan pokok saat ini. “Iya benar kenaikan harga terjadi per 31 Januari 2024 kemarin dan saat ini harga gula pasir Rp 16000, sedangkan untuk beras premium mencapai Rp 13.900 perkilo,” tandasnya.[sar/kun]






