Blitar (beritajatim.com) – Bayi perempuan yang ditemukan warga di pekarangan rumah di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar diserahkan ke pihak keluarga. Setelah menjalani perawatan di Puskesmas Srengat, akhirnya bayi merupakan anak dari NF (17) diserahkan ke sang kakek.
Sementara, NF (17) yang merupakan ibu dari bayi sekaligus pelaku pembuangan, saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Remaja putri tersebut harus dirawat di RS lantaran hemoglobin mengalami drop, pasca melahirkan.
“Sehubungan dengan kondisi bayinya sudah membaik maka diserahkan ke sang kakek biar dirawat dengan baik,” kata Iptu Samsul Anwar, Kasi Humas Polres Blitar Kota, Minggu (21/1/2024).
Diketahui NF (17) melahirkan bayinya sendiri tanpa bantuan orang lain. Remaja putri tersebut melahirkan bayinya di pekarangan belakang rumahnya.
Diduga remaja putri tersebut terpaksa melahirkan bayinya sendiri lantaran malu dan belum siap mendapatkan momongan. Informasi yang beredar NF (17) memang memiliki seorang kekasih, namun hubungan mereka terhalang oleh restu orang tua.
Bayi yang dilahirkan dan dibuang oleh NF (17) tersebut pun diduga merupakan hasil hubungan gelap dengan sang kekasih. Namun demikian informasi itu masih terus didalami oleh aparat kepolisian.
“Kasus tetap berlanjut sembari menunggu perkembangan kesehatan ibu bayi, rencananya Senin akan dilakukan pemeriksaan oleh Unit PPA Polres Blitar Kota, kalau sekarang kondisi sang ibu masih belum memungkinkan,” tegasnya.
Sebelumnya warga Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar digemparkan dengan penemuan bayi perempuan yang baru dilahirkan. Saat ditemukan bayi itu tidak terbungkus sehelai kain pun, hanya diletakkan di atas tanah serta rumput. [owi/suf]






