Sidoarjo (beritajatim.com) – Guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Sidoarjo, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali akan menaikkan tiga puskesmas untuk naik level menjadi rumah sakit tipe D.
Tiga Puskesmas itu, Puskemas Sedati, Puskesmas Porong, dan Puskesmas Taman. “Ketiga puskesmas itu bisa segera naik level menjadi rumah sakit tipe D,” katanya Minggu (17/12/2023).
Gus Muhdlor menjelaskan, ketiga puskesmas tersebut sudah masuk dalam kriteria persyaratan yaitu sudah memiliki luas lebih dari 5.000 meter persegi. “Jika melihat kualifikasi itu, maka ada tiga puskesmas tersebut sejauh ini yang dinilai memenuhi kriteria,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menyatakan selain luasan, yang menjadi kriteria untuk naik level adalah Sumber Daya Manusia (SDM) serta sarana prasarana yang ada.

“Dalam syarat rumah sakit tipe D ini untuk SDM nya adalah minimal memiliki dua tenaga spesialis dari empat besar penyakit dalam, kebidanan, bedah, dan anak. Sedangkan, untuk sarana prasarana akan terus kami usahakan dapat sesuai kriteria,” jelasnya.
Fenny menambahkan sesuai arahan Dirjen Pelayanan Kesehatan menyarankan untuk tidak mengurangi puskesmas agar kebutuhan kesehatan masyarakat selalu terpenuhi dan adanya pemerataan pelayanan kesehatan di daerah.
“Jadi, meskipun ada rumah sakit tipe D, tidak serta merta menghilangkan keberadaan puskesmas. Sebagai contoh Puskesmas Porong yang mempunyai lahan sekitar 9.000 meter persegi, maka letaknya akan dibuat berdampingan antara rumah sakit tipe D dan juga puskesmas,” jelasnya. (isa/kun)






