Jakarta (beritajatim.com) – Dalam upaya optimalisasi layanan kereta cepat Whoosh antara Jakarta dan Bandung, PT KCIC fokus meningkatkan empat stasiun utama: Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.
Stasiun-stasiun tersebut—Halim, Padalarang, dan Tegalluar—telah dilengkapi dengan sistem transportasi terintegrasi, memudahkan akses bagi penumpang menuju dan dari stasiun kereta cepat tersebut.
Eva Chairunisa, Sekretaris Perusahaan KCIC, menekankan bahwa untuk perjalanan ke Bandung, penumpang dapat memilih dua stasiun yang tersedia: Padalarang dan Tegalluar. Penumpang yang melanjutkan perjalanan ke pusat kota Bandung dapat menggunakan Kereta Feeder di Stasiun Padalarang, yang langsung menghubungkan mereka ke Stasiun Bandung.
Selain itu, Stasiun Padalarang juga menyediakan layanan Kereta Commuter untuk Bandung Raya dan Commuterline Garut yang dapat diakses langsung oleh penumpang kereta Whoosh. Sementara itu, bagi yang menuju ke bagian Timur dan Selatan Bandung seperti Kopo dan Buah Batu, Stasiun Tegalluar menjadi pilihan yang lebih nyaman karena dekat dengan Exit Tol Summarecon dan beberapa area yang mudah dijangkau melalui jembatan Cibiru yang baru dibangun.
BACA JUGA:
KCIC Luncurkan Program Whoosh Gratis Mulai 3 Oktober, Simak Ketentuannya
Stasiun Tegalluar juga menyediakan layanan Damri, memudahkan perjalanan ke pusat kota Bandung dan beberapa wilayah strategis lainnya. Layanan Damri dari Stasiun Tegalluar menuju Stasiun Bandung melewati rute masjid Al Jabbar, Stasiun Gedebage, Metro Indah Mall, Trans Studio Mall, Jalan Asia Afrika, alun-alun Bandung, dan Pasar Baru. Selain itu, tersedia juga shuttle bus menuju area Sumareccon.
“Evolusi layanan kami, termasuk pengembangan transportasi terintegrasi, tetap menjadi prioritas. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk lebih mengoptimalkan pengalaman penumpang,” ungkap Eva.
Dia menekankan fokus KCIC saat ini pada optimalisasi stasiun yang ada untuk perjalanan antara Jakarta dan Bandung. Segala rencana penambahan stasiun akan melalui proses yang ketat dengan izin dan persetujuan dari Kementerian Perhubungan.
BACA JUGA:
Presiden Jokowi Resmikan WHOOSH, Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Meski demikian, KCIC secara prinsip mendukung semua inisiatif pengembangan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan Kereta Cepat Whoosh dan tetap terbuka untuk diskusi dan kerjasama dalam rencana pembangunan stasiun baru.
“KCIC akan terus mengembangkan stasiun-stasiun yang ada, terutama dalam hal aksesibilitas dan integrasi transportasi. Fokus kami tetap pada efisiensi operasional, pelayanan kepada penumpang, dan pemanfaatan area di sekitar stasiun untuk mendukung kelangsungan Kereta Cepat Whoosh,” tutup Eva. [beq]






