Sidoarjo (beritajatim.com) – Tim sepak bola putri Jawa Timur harus mengakhiri perjalanannya menuju PON Aceh-Sumatera dengan rasa kecewa setelah kalah dalam keputusan tos koin di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jumat (27/10/2023). Hasil tersebut membuat mereka gagal melaju ke babak berikutnya.
Tim yang dipimpin oleh pelatih Nanang Habibi harus menerima keputusan yang cukup unik dalam dunia sepak bola, yaitu menentukan pemenang melalui tos koin. Hal ini disebabkan oleh hasil skor pertandingan antara Jawa Timur dan Jawa Barat yang berakhir 2-1 untuk Jawa Barat.
Sebelumnya, pertandingan sebelumnya antara kedua tim juga berakhir dengan skor 2-1 untuk Jawa Timur. Karena kedua tim berada dalam posisi impas dalam hal skor agregat dan jumlah gol yang sama, regulasi menentukan bahwa keputusan harus diambil melalui tos koin.
BACA JUGA:
PSSI Jatim Putuskan Tak Kirim Skuad di PON Aceh, Mantan Pemain: Sangat Disayangkan!
Manajer tim sepak bola putri Jawa Timur, Fuad Ardiansyah, menyatakan kekecewaannya atas keputusan tersebut. Timnya merasa bahwa mereka seharusnya tidak harus mengandalkan keberuntungan tos koin untuk menentukan nasib mereka.
“Ya, ini cukup mengecewakan. Kami memenangkan satu pertandingan dan kalah dalam satu pertandingan, namun jumlah gol dan kartu yang diterima oleh kedua tim sama. Akhirnya, kami harus mengikuti aturan tos koin,” kata Fuad.
Dia juga menambahkan bahwa tim putri Jawa Timur memiliki kualitas pemain yang baik. Meskipun ini adalah partisipasi pertama mereka dalam babak kualifikasi pra PON, mereka berhasil bersaing melawan tim yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa bibit-bibit pesepak bola putri di Jawa Timur menjanjikan, dan perlu diberikan bimbingan dan pembinaan lebih lanjut.
“Kami mungkin belum berhasil kali ini, tetapi semoga di masa depan kami dapat tampil lebih baik. Ini adalah partisipasi pertama tim putri kami dalam PON, sebelumnya pada PON Papua kami bahkan tidak mengirimkan tim. Semoga hasil ini adalah bagian dari perjalanan pembinaan yang lebih baik,” katanya.
BACA JUGA:
Tim Basket jadi Harapan KONI Jatim pada PON Aceh 2024
Dalam pertandingan kedua yang menentukan nasib mereka, Jawa Timur harus menyerah setelah kebobolan di menit ke-3 melalui crossing dari Cintia Febriana. Meskipun mereka berusaha keras, mereka baru bisa mencetak gol balasan di menit ke-54 melalui Dewi Tia Safitri.
Namun, pada menit akhir, tim Jawa Timur harus menerima ketidakberuntungan lagi setelah terkena gol dari tendangan Rodillah Siti Jawa Timur. Hingga akhir pertandingan dan tambahan waktu dua menit, mereka tidak mampu mengubah skor.
Hasil tersebut mungkin menjadi pukulan bagi tim sepak bola putri Jawa Timur, tetapi mereka tetap berharap untuk tampil lebih baik di kesempatan berikutnya. [way/beq]






