Surabaya (beritajatim.com) – Ketika berbicara tentang makanan khas Madura, sate ayam Madura mungkin yang paling terkenal. Namun, pulau ini juga menawarkan berbagai makanan khas yang unik dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Mari kita lihat delapan hidangan khas Madura yang patut untuk dicoba.
1. Nasi Serpang
Nasi Serpang adalah kuliner khas Madura yang berasal dari Bangkalan. Hidangan ini menggabungkan nasi dengan beragam lauk, seperti kerang tumis pedas, telur asin, krecek tahu, dendeng sapi Madura, keripik paru, pepes ikan tongkol, dan sambal terasi. Nasi Serpang tidak mengandung sayuran seperti nasi campur pada umumnya. Hidangan ini biasanya dibungkus dalam daun pisang dan memiliki harga mulai dari Rp 18 ribu per bungkusnya. Nasi Serpang hanya tersedia pagi-pagi, antara pukul 05.30 hingga 07.30 WIT.
2. Dhun Adhun
Dhun Adhun adalah hidangan khas Sampang Madura yang terdiri dari lontong atau ketupat dan daging ayam, dengan kuah bumbu santan yang kaya rempah-rempah seperti lengkuas, ketumbar, merica, bawang merah, bawang putih, dan serundeng jagung. Hidangan ini dapat ditemukan di berbagai lokasi di Sampang.
Baca Juga: Jokowi Beri Pesan pada Pendekar Pagar Nusa tentang Pemilu 2024
3. Bubur Manggul
Bubur Manggul terbuat dari campuran tepung beras, santan, daun salam, dan garam. Beberapa penjual juga menambahkan bumbu-bumbu lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, lengkuas, kunyit, dan daun jeruk. Bubur ini disajikan bersama lontong, serundeng kelapa, dan sambal goreng udang. Biasanya, hidangan ini hanya dijual pada pagi hari dengan harga sekitar Rp 15 ribuan per porsi.
4. Lorjuk
Bagi kalian pecinta seafood, maka Lorjuk adalah makanan khas Madura yang tidak boleh kalian lewatkan. Lorjuk adalah sejenis kerang kecil yang hanya dapat ditemukan di perairan Madura. Proses pengolahannya memakan waktu lama, dan biasanya dimasak dengan kecap dan cabai. Selain itu, lorjuk juga bisa digunakan sebagai bahan rengginang atau digoreng menjadi lorjuk goreng.
5. Topak Ladeh
Banyak ditemukan saat momen lebaran, Topak Ladeh adalah sup yang terbuat dari betis sapi dan berbagai rempah seperti daun jeruk purut, lengkuas, kayu manis, dan kencur. Hidangan ini disajikan dengan pelengkap seperti parutan pepaya muda, kacang panjang, irisan daging sapi, jeroan sapi, dan telur rebus. Bubuk jagung manis juga bisa ditambahkan untuk meningkatkan cita rasa makanan.
6. Mento Sumenep
Mento adalah hidangan khas Sumenep yang mirip dengan lumpia basah. Hidangan ini terdiri dari kulit dadar yang diisi dengan pepaya mengkal, daging ayam, dan disiram dengan kuah santan kental. Dulunya, mento hanya disajikan di dalam keraton, tetapi kini dapat ditemukan di tempat umum.
Baca Juga: Mauricio Souza Akui Kekalahan Madura United dari Dewa United
7. Cake
Saat mendengar namanya, mungkin kalian mengira cake yang dimaksud adalah kue manis ala barat. Namun nyatanya, dalam bahasa lokal, cake adalah sup yang biasanya berisi daging ayam, sayuran, kuah kaldu, dan serundeng jagung yang ditumbuk halus. Hidangan ini sering disajikan sebagai hidangan pembuka dalam acara pernikahan.
8. Kaldu Kokot
Kaldu Kokot adalah sup khas Madura yang terbuat dari kaki sapi yang direbus dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, pala, jahe, dan bahan pelengkap lainnya. Hidangan ini sering disajikan dengan kacang hijau, lontong, dan dijual dengan harga sekitar Rp 30 ribu per porsi.
Kunjungi Madura dan rasakan beragam hidangan khas yang menggugah selera ini. Pulau Garam ini memiliki lebih banyak lagi kuliner unik yang sayang apabila dilewatkan. (mnd/ian)






