Gresik (beritajatim.com) – Potensi wisata Pulau Gili yang berdekatan dengan Pulau Bawean di Kabupaten Gresik sangat menjanjikan. Pulau yang dihuni 197 kepala keluarga (KK) itu, memiliki industri kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonominha. Untuk itu, wisata di pulau tersebut perlu dikembangkan salah satunya melalui eco wisata.
Untuk mengembangkan potensi wisata di pulau itu. Anak usaha Pupuk Indonesia yakni Petrokimia Gresik menggelontor bantuan senilai Rp 300 juta berupa dana pengembangan eco-wisata. Seperti alat pengolahan sampah organik dan nonorganik, ruang dan mesin pengolahan ikan, serta bantuan kWh Meter untuk masyarakat dan fasilitas umum Pulau Gili.
Selain itu, BUMN yang ber-home based di Gresik itu juga memberikan dana bantuan untuk peremajaan ruang baca inspirasi, serta dana bantuan pendidikan untuk pelajar di Pulau Gili.
Baca Juga: Ganjarian Yakin Ganjar-Mahfud Raih 64 Persen Suara Pemilih di Jatim
“Pulau Gili memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, khususnya dalam sektor pariwisata dan industri kreatif, jika dioptimalkan akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi setempat,” ujar Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid, Rabu (18/10/2023).
Ia menambahkan, bantuan ini merupakan bentuk komitmen perusahaannya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan. Ia percaya bahwa semua bantuan ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik, baik bagi individu maupun komunitas secara keseluruhan.
“Petrokimia Gresik bakti pelosok negeri tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di antara perusahaan dengan masyarakat Pulau Gili Bawean,” imbuhnya.
Sementara Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan dirinya mengapresiasi kepedulian Petrokimia Gresik kepada masyarakat di Pulau Gili.
Baca Juga: Bupati Blitar Klarifikasi Soal Sewa Rumdin Wabup yang Disebut Akal-akalan
“Perusahan ini menjadi salah satu perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah yang
masih jauh tertinggal dari masyarakat di daratan terkait penerangan lampu listrik,” paparnya.
Pengurus Ruang Baca Inspirasi, Muh Saifullah menyatakan adanya bantuan ini akan memotivasi masyarakat Pulau Gili untuk membangun lingkungannya semakin baik.
“Ini sangat menginspirasi stakeholder lain untuk turut peduli membangun dan memajukan Pulau Gili,” pungkasnya. (dny/ian)






