Jombang (beritajatim.com) – Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) menggelar program bantuan bedah rumah yang berdampak positif bagi 10 keluarga di Kabupaten Jombang. Ke-10 keluarga penerima bantuan tersebar di 10 kecamatan berbeda di wilayah tersebut.
Proses penyerahan secara simbolis ini dilakukan di kediaman salah satu penerima bantuan, Setiono, yang merupakan warga Desa Latsari di Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Dalam kesempatan ini, Setiono menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas bantuan yang diberikan.
Kehadiran tokoh penting, seperti Ketua Baznas Kabupaten Jombang Didin Ahmad Sholahudin, Ketua II Baznas Jatim Ahsanul Haq Wakil, Pj (Penjabat) Bupati Jombang Sugiat, serta anggota Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan), memberikan dukungan yang signifikan untuk acara ini.
Pj Bupati Jombang sangat mengapresiasi upaya Baznas dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem. Sugiat menilai program kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Baznas memiliki dampak positif dan sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk mengurangi angka stunting dan kemiskinan ekstrem.
Mantan Kepala BIN Sulawesi Barat ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jombang dalam berzakat melalui Baznas Jombang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelangsungan program-program positif seperti ini.
“Selanjutnya, kami akan mengintensifkan sosialisasi kepada ASN agar lebih banyak yang berpartisipasi dalam zakat dan sedekah melalui Baznas. Dengan demikian, program-program semacam ini dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
BACA JUGA:
Baznas Jombang Serahkan 354 SK Unit Pengumpul Zakat
Sementara itu, dalam acara bakti sosial yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Bareng, Baznas Jawa Timur melakukan kolaborasi dengan Baznas Jombang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang untuk menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat yang membutuhkan.
Selain bantuan bedah rumah, Baznas juga memberikan bantuan dalam bentuk program pemberdayaan ternak kambing senilai Rp 75 juta, rombong pentol, dan layanan khitan masal untuk masyarakat umum. Total anggaran yang dialokasikan untuk sejumlah program ini mencapai Rp 225 juta.
Dana ini merupakan hasil dari berbagai program pengumpulan zakat dan donasi yang dijalankan oleh Baznas. Sasaran utama dana ini adalah membantu warga yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem.
Ketua II Baznas Jatim Ahsanul Haq Wakil menegaskan komitmen Baznas dalam memberikan bantuan kepada warga yang masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Sebagai lembaga zakat, Baznas bertanggung jawab untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
BACA JUGA:
Cerita Tirta di Khitan Cinta Jombang 2023
“Bantuan ini kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan, termasuk dalam bentuk khitan masal, bedah rumah, bantuan ternak kambing, dan rombong pentol di tiga wilayah, yakni Kecamatan Bareng, Mojowarno, dan Wonosalam. Total bantuan mencapai Rp 225 juta,” paparnya.
Baznas juga berupaya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Jawa Timur. Saat ini, hanya sekitar 25 persen ASN di Pemprov Jawa Timur yang aktif berzakat dan memberikan infaq melalui Baznas.
“Kami berharap kedepan, seluruh ASN dapat berpartisipasi melalui Baznas, karena dana yang dikelola oleh Baznas akan kembali bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. [suf]






