Banyuwangi (beritajatim.com) – Bandara Banyuwangi mendapat penghargaan bergengsi yakni Penghargaan Subroto Award 2023 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bandara internasional yang dikelola PT Angkasa Pura II ini meraih penghargaan di bidang efisiensi energi sub kategori Gedung Tropis.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, Penghargaan Subroto 2023 merupakan penghargaan tertinggi di sektor energi dan sumber daya mineral.
“Ini penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia dalam kurun satu tahun terakhir,” ungkap Menteri ESDM.
Sementara itu, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, Penghargaan Subroto ini menjadi salah satu standar dalam mewujudkan efisiensi energi di 20 bandara AP II.
“AP II sangat bangga dan bersyukur atas keberhasilan Bandara Banyuwangi meraih Penghargaan Subroto 2023 yang sangat bergengsi di sektor energi dan sumber daya mineral. Penghargaan ini juga menjadi standar kami dalam mewujudkan efisiensi energi di bandara-bandara AP II lainnya,” jelas Muhammad Awaluddin.
Sementara itu, Plt Executive General Manager Bandara Banyuwangi Bayuh Iswantoro mengatakan konsep penghematan energi secara pasif pada bangunan diterapkan melalui dua strategi yaitu optimalisasi ventilasi udara alami serta pemanfaatan cahaya matahari pada ruang dalam bangunan.
BACA JUGA:
Berkunjung ke Banyuwangi, Dirjen Gakum KLHK Dapat Laporan dari Alas Purwo
Sedangkan dinding terminal domestik juga dibuat dengan kisi-kisi kayu untuk penghawaan udara alami.
“Melalui optimalisasi ventilasi udara alami, area yang menggunakan pendingin udara atau AC hanya sebesar 4,5 persen dari total area gedung,” ujar Bayuh Iswantoro. [rin/but]






