Magetan (beritajatim.com) – Pemkab Magetan kembali menggelar sayembara bagi pada desainer grafis untuk unjuk gigi. Pemkab menggelar lomba logo dan tagline untuk Hari Jadi ke-348 Kabupaten Magetan. Total hadiahnya Rp 4.000.000 Jumlah itu naik ketimbang lomba yang sama di tahunn lalu dengan total hadiah Rp 3.500.000.
Kepala Bagian Kesra Setdakab Magetan Permadi membenarkan hal tersebut. “Tahun ini total hadiah kami naikkan untuk semkain memotivasi peserta,” katanya, Rabu (23/8/2023).
Tahun ini, juara pertama bakal dapati uang Rp2 juta, juara kedua mendapat Rp 1,25 juta, dan juara ketiga dapat Rp750 ribu. Pun, pemenang harus mematuhi ketentuan bahwa tak ada royalti nantinya jika logo tersebut digunakan oleh Pemkab Magetan.
Peserta terbuka untuk seluruh masyarakat Magetan dengan minimal berusia 12 tahun yang dibuktikan dengan foto kopi atau scan identitas diri. Pun, dewan juri dan keluarganya tak diperkenankan ikut serta dalam lomba tersebut.
Pendaftaran dan penyerahan karya dibuka mulai tanggal 14 Agustus 2023 hingga 11 September 2023. Karya diserahkan berupa hardcopy dan soft file langsung ke Kantor Bagian Kesra Setdakan Magetan di Jalan Basuki Rahmat Timur Nomor 1 Magetan.
Pemenang akan diumumkan pada 19 September 2023 di website Pemkab Magetan dengan alamat Kominfo.
BACA JUGA:
Bengkel di Magetan Terbakar, 2 Sepeda Motor dan 3 Sepeda Listrik Hangus
Sementara pada tahun lalu, Komitmen Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Magetan untuk melombakan desain logo sekaligus tagline untuk hari jadi ke-347 Kabupaten Magetan dipertanyakan. Desain logo yang tahun kemarin sempat dikritik praktisi desain, kini dilombakan, namun total hadiahnya hanya Rp3,5 juta.
Rinciannya juara pertama mendapatkan hadiah Rp1,5 juta, untuk juara kedua hadiahnya Rp 1,25 juta, dan juara ketiga Rp750 ribu. Jika ditotal hanya Rp3,5 juta. Padahal, di kota dan kabupaten lain total hadiah lebih dari Rp7 juta. Seperti Kota Madiun dan Kabupaten Karanganyar. Padahal, jalan santai yang dilaksanakan Desa Kedungpanji, Lembeyan, Magetan berhadiah utama satu unit sepeda motor, dan masih ada barang elektronik lainnya yang nilainya tentu lebih dari Rp10 juta.
Kabag Kesra Magetan, Permadi Bagus Darmawan yang membidangi lomba itu, mengungkapkan jika hadiah disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. “Ya jangan dibandingkan dengan daerah lain, seperti Madiun seperti Provinsi yang memang punya anggaran besar. Anggaran kita untuk ini minim yang jelas,” kata Permadi Rabu (7/9/2022).
BACA JUGA:
Fakta-fakta Misteri dan Angkernya Jembatan Ngujur Magetan
Permadi megatakan total hadiah bagi para pemenang yakni sebesar Rp3,5 juta tersebut dibilang sudah pantas untuk ukuran Kabupaten Magetan. Pihaknya sebelumnya juga mengklaim telah berkoordinasi dengan Kominfo, sejumlah praktisi desain dan Dewan Kesenian Magetan (Desima). Merekalah yang bakal jadi juri untuk menilai logo
“Pendaftaran sudah dimulai sejak tanggal 1 dan dibuka sampai tanggal 12 September nanti. Dan sudah ada yang mengirimkan karya mereka 3 orang hasilnya bagus-bagus. Insyaallah tanggal 20 September sudah ada pemenang yang akan kami umumkan,” pungkasnya. [fiq/but]






