Malang (beritajatim.com) – Berbagai cara dilakukan masyarakat Kota Malang dalam rangka menyambut peringatan HUT Ke-78 RI secara meriah dan penuh rasa syukur. Ada penyelenggaraan aneka perlombaan, kegiatan sosial, hingga tasyakuran atau yang dikenal oleh masyarakat Jawa Timur dengan istilah Barikan.
Hampir setiap RT di seluruh wilayah Kota Malang menghelat acara tahunan ini sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjuangan pahlawan saat dulu merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Barikan biasa digelar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) RI sebagai bentuk syukur.
Ada beberapa wilayah di Kota Malang mengadakan Barikan, seperti di wilayah kecamatan Blimbing, Klojen, maupun Lowokwaru. Salah satu lokasi di kecamatan Lowokwaru yang menghelat acara Barikan adalah RW 02 Tembalangan kelurahan Jatimulyo, pada Rabu (16/8/2023) malam.
Terlihat setiap warganya melangsungkan barikan di balai RW mereka. Suasa tampak guyub rukun ditunjukan pada acara tersebut. Semua jenjang usia berkumpul, tua muda, anak-anak, lelaki dan perempuan membaur dalam suasana hangat refleksi kemerdekaan.
BACA JUGA:
Ratusan Warga Kepanjen Malang Upacara Kemerdekaan di Tengah Kampung
Ketua RW Tembalangan, Supangat, menjelaskan bahwa barikan adalah sebuah tradisi adat kebiasaan turun temurun dari nenek moyang. Saat ini barikan masih dijalankan, terutama oleh masyarakat kampung RW Tembanglangan setiap menjelang peringatan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
“Ini adalah ngalap berkah, golek barokah, mengenang para pahlawan kemerdekaan dengan cara warga berkumpul duduk beralas tikar dan berdoa bersama sambil membawa makanan dalam wadah tampan ataupun besek, dan membawa makanan yang dibawa berupa buah-buahan, kue, ataupun nasi dari rumah dan ditukar bersama sama,” kata Supangat.

Supangat melanjutkan di bulan kemerdekaan ini kampungnya juga menghelat beberapa kegiatan untuk mengenang hari kemerdekaan RI. “Alhamdulillah, setiap RT di RW kita juga tetap menggelar lomba 17 an seperti biasa, ada juga jalan sehat dan ada juga yang iuran bersama se-RT menghadirkan panggung hiburan dan tontonan kesenian kuda lumping,” katanya melanjutkan.
“Ya intinya ini kan momennya biar meriah dan sebagai wujud syukur serta ajang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antar tetangga sambil mengenang HUT RI, Sebagai perwakilan Warga kita akan tetap mendukung bersama,” sambungnya.
Sebagai, ketua RW, supangat tidak lupa untuk menghaturkan terima kasih atas kekompakan warganya. Dia berharap dengan adanya barikan dan acara 17 an ini kampung semakin kompak. “Semoga kita akan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kekompakan dan keberkahan dalam setiap hal,” ungkapnya mengakhiri. [dan/suf]






