Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga warga binaan sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Mojokerto untuk tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga warga binaan sekaligus menjadi wujud perhatian dari jajaran Lapas Kelas IIB Mojokerto.
Melalui kegiatan sosial ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto juga ingin memperkuat hubungan dengan keluarga warga binaan yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad mengatakan, bahwa bakti sosial merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian institusi kepada keluarga warga binaan. Menurutnya, Lapas Kelas IIB Mojokerto tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas pemasyarakatan, tetapi juga hadir memberikan perhatian dan kepedulian kepada keluarga warga binaan.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu kebutuhan keluarga. Karena dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembinaan warga binaan agar warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan siap kembali ke masyarakat setelah bebas nanti,” ungkapnya, Jumat (24/7/2026).
Karena itu, Lapas Kelas IIB Mojokerto terus berupaya membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan keluarga warga binaan melalui berbagai kegiatan yang bersifat sosial maupun pembinaan.
Pihaknya menegaskan, kegiatan bakti sosial akan terus menjadi bagian dari program kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Mojokerto sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Hal tersebut sekaligus untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan. Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap dukungan keluarga terhadap proses pembinaan warga binaan dapat terus terjaga, sehingga tujuan pemasyarakatan untuk membentuk pribadi yang lebih baik dapat tercapai. [tin/ted]






