Kediri (beritajatim.com) – Hendak salat subuh, Sasmito, warga Desa Selosari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri menemukan bayi perempuan di belakang rumahnya.
Bayi malang tanpa sehelai kain penutup yang di alasi sebuah topi dan di taruh diatas kursi itu diduga hasil hubungan gelap dan dibuang oleh orang tuanya.
Kanit Reskrim Polsek Kandat Aipda Muhammad Rahmanzah mengatakan, bayi yang ditemukan oleh warga dalam kondisi hidup.
“Setelah dilakukan perawatan dan pemeriksaan awal oleh bidan desa setempat kemudian bayi di bawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani perawatan,” kata Aipda Muhammad Rahmanzah, pada Senin (14/8/2023).
Baca Juga : Heboh Penemuan Bayi Laki-laki di Belakang Gudang Bulog Kota Pasuruan
Masih kata Rahmanzah, bayi perempuan itu ditemukan oleh Sasmito sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelumnya, saksi sempat mendengar suara tangisan dari belakang rumahnya.
“Saat itu Sasmito mau sholat shubuh dan menednegar tangisan bayi dibelakang rumah, setelah dicek didapati bayi tersebut dalam tanpa sehelai kain penutup yang di alasi sebuah topi dan di taruh diatas kursi,” jelas Aipda Muhammad Rahmanzah.
Atas temuan tersebut selanjutnya Sasmito melaporkannya ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kandat.
Selanjutnya bersama dengan bidan dan perangkat desa, bayi tersebut di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan awal tentang kesehatan sang bayi.
Polsek Kandat masih melakukan penyelidikan dengan penemuan bayi ini, untuk mengetahui orang tua pembuang bayi tersebut. Diduga, bayi tersebut dibuang oleh orang tua kandungnya sendiri. [nm/ted]






