Surabaya (beritajatim.com) – Bola Basket Indonesia mencatatkan sejarah ketika dipercaya menghelat FIBA Basketball World Cup 2023 pada bulan Agustus mendatang. Indonesia dipilih sebagai tuan rumah bersama Filipina dan Jepang.
Dengan event terbesar di cabang olag raga Bakset, kota Surabaya menjadi kota ke tiga yang disinggahi sebagai road show Fiba Basketball World Cup 2023 di Balai Pemuda, Surabaya, Rabu (2/8/2023)
Yang unik acara ini berlangsung meriah dengan turut menghadirkan maskot FIBA Basketball World Cup 2023 bernama JIP atau singkatan dari Japan, Indonesia, Philippines.
Cahyadi Wanda, Head Of Fiba JMC Indonesia mrngatakan jika untuk menjadi tuan rumah FIBA Basketball ini tidak mudah, Indonesia harus bersaing dengan beberapa negara seperti Turki, Argentina hingga Rusia. Namun dengan kenekatan tim akhirnya Indonesia dan dua negara lain seperti Jepang dan Filiphina berhasil menjadi tuang rumah.
Bahkan Indonesia Arena GBK menjadi venue yang akan mempertandingkan grup G dan H. Ada negara Spanyol, Brasil, Pantai Gading dan Iran d grup G serta Kanada, Latvia, Lebanon dan Perancis di grup H.
“Jadi sebelum Indonesia Arena dipenuhi sorak-sorai dalam laga Kanada melawan Perancis pada 25 Agustus 2023. Dan kita nantinya dengan event ini semakin memperkenalkan bahwa sebentar lagi kita ada perhelatan dunia, yang main itu benar-benar pemain level dunia, juara dunia. Salah satu tim favorit Kanada diisi pemain NBA, akan bermain di sini,”ungkap Cahyadi.
Lebih lanjut dikatakan Cahyadi, Surabaya menjadi kota ketiga dalam road show ini bukan tanpa alasan karena kota Pahlawan ini memiliki sejarah kuat soal basket. “Porosnya basket terkuat itu dari Surabaya makanya sebelumnya kita berdiskusi kota mana saja terpilihlah, Solo, Bali, Surabaya dan Jakarta karena animo masyarakat pecinta basket juga besar di kota ini,”imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Jawa Timur Grace Evi Ekawati mengatakan jika ia terharu bangga Indonesia bisa menjadi tuan rumah FIBA Basketball ini.
Hal ini tidak bisa dipungkiri kekuatan basket di Indonesia terutama di Jawa Timur ini cukup besar karena sati-satunya pengcam dan pengkot Perbasi terbanyak se Indonesia.
Dengan adanya roadshow ini diharapkan i san basket Jawa Timur bisa suport event besar Internasional ini dan menjadi inspirasi dan terobosan baru untuk para atlet basket Indonesia.
“Intinya event besar internasional ini bisa menjadi inspirasi para pebasket Indonesia untuk perunahan besar kedepan dan semoga Indonesia berkesempatan bisa ikut Fiba Basket ini diawali dengan menjadi tuan rumah,” ungkap wanita yang kerap di sapa mama Evi ini.
Yang menarik trofi juara Fiba Basketball World Cup ini akan berada di Kota Surabaya selama dua hari mulai dari hari ini Rabu (2/8/2023) hingga Kamis (3/8/2023) di Balai Pemuda, selain itu para pengunjung bisa berfoto bersama di booth games basket hingga berbelanja merchindase. (way/kun)
BACA JUGA:
Pelatih Timnas U16 Basket Janjikan Laga Seru di Hari Terakhir, Menjaga Asa ke Doha






