Surabaya (beritajatim.com) – Timnas Indonesia U-16 masih punya keyakinan bahwa peluang ke FIBA U-16 Asian Championship di Doha, Qatar, pada 17-19 September nanti masih terbuka. Sekalipun saat ini baru satu kemenangan yang dikemas anak-anak muda Indonesia.
Keyakinan itu menebal setelah sukses atasi Malaysia 80-83 pada laga kedua FIBA U-16 Asian Championship 2023 SEABA Qualifiers di GOR Kertajaya Surabaya Selasa malam (18/7/2023). Kemenangan itu membuat mereka lebih bersemangat.
“Jujur kami masih gugup itu yang membuat kami banyak turn over. Kemenangan atas Malaysia ini karena kami fokus defense dan offense. Kami harus meningkatkan defense yang lebih bagus dan offense yang rapih,” ungkap pemain Timnas Indonesia U-16 I Ketut Gede Bayu Prayoga Putra.
Untuk memastikan langkah ke Doha, Indonesia harus bisa atasi Filipina Rabu (19/7/2023). Ini bukan pekerjaan mudah karena Filipina merupakan tim kuat dan sudah memastikan langkah ke Doha usai mengemas dua kemenangan atas Thailand dan Malaysia.
Prayoga berharap doa dan dukungan Indonesia pada perjuangan melawan Filipina nanti.
“Jangan lupa dukung Indonesia lawan Filipina. Dukungan ini penting membuat kami bersemangat,” ungkapnya.
Pelatih Timnas Indonesia Liem Filixs menjelaskan, sengaja sempat melakukan rotasi pemain saat melawan Malaysia. Ini dilakukan untuk menyiapkan tim terbaik saat melawan Filipina nanti.
“Memang ada beberapa rotasi karena saya ingin menyiapkan tim untuk melawan Filipina juga. Kami harus jaga kondisi untuk melawan Filipina. Kami akan lakukan persiapan terbaik termasuk evaluasi melalui rekaman video permainan melawan Malaysia. Untuk bisa menang, anak-anak harus mau defense agar tidak mudah dilewati,” terang Filixs.
Pertandingan terakhir FIBA U-16 Asian Championship 2023 SEABA Qualifiers Rabu (19/7) memang sangat menentukan. Selain Indonesia yang berburu tiket ke FIBA U-16 Asian Championship 2023 di Doha Qatar juga dua negara lainnya memiliki misi yang sama.
Baca Juga: Timnas Basket U-16 Indonesia Kalah Tipis dari Thailand
Thailand dan Malaysia juga masih ada peluang ke Doha. Thailand kemas satu kemenangan atas Indonesia. Sementara Malaysia belum sekalipun menang. Tapi itu juga belum menutup peluang mereka ke Doha.
“Filipina memang tim kuat. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kami akan fokus untuk menang di pertandingan melawan Filipina nanti. Kuncinya harus kuat defense,” terang Kapten Timnas Indonesia U-16 Timothy Marvel.
Indonesia bisa melenggang ke Doha jika mampu memenangkan pertandingan melawan Filipina. Jika pun kalah, tidak boleh terlalu dengan margin banyak.
Di saat yang sama, Thailand harus kalah atas Malaysia. Namun, jika Thailand mampu atasi Malaysia di laga terakhir, maka tim asal Negeri Gajah Putih yang memiliki peluang besar menemani Filipina ke Doha September nanti.
Pemain Thailand sudah sangat siap untuk pertandingan terakhir melawan Malaysia.
“Kami akan mempersiapkan yang terbaik untuk hadapi Malaysia. Saat melawan Filipina, kami terlalu mudah diterobos, jadi hadapi Malaysia nanti harus lebih kuat membangun pertahanan. Kami masih yakin bisa memperjuangkan peluang lolos (ke Doha),” tukas pemain Thailand Chayutt Hirunlertprasert.(way/ted)






