Ngawi (beritajatim.com) – Kepolisian dengan tim medis Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD dr Seoroto Ngawi sudah selesai mengotopsi jenazah Ika Haryati (29) yang ditemukan meninggal di sungai pada Kamis (27/7/2023).
Ibu muda warga Desa Pleset Pangkur Ngawi itu dipastikan meninggal karena kekurangan oksigen akibat tenggelam. Diduga, dia mengakhiri hidup karena ada permasalahan dengan sang suami Mulyani (31).
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono mengatakan, proses otopsi selesai pada Kamis malam. Pun, memang terdapat luka di mata, punggung, dan kelamin korban.
“Tapi, luka ini bukan karena penganiayaan ya. Tapi karena gigitan hewan sungai. Jadi bukan karena dianiaya. Kemudian, korban meninggal karena kekurangan oksigen. Kami menduga korban meninggal tenggelam,” kata Agung, Jumat (28/7/2023)
Namun, Agung mengaku masih perlu memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian itu. Pun, saksi di sekitar lokasi sempat melihat ibu anak satu itu mondar-mandir di sekitar sungai sebelum hilang hingga ditemukan mengambang.
BACA JUGA:
Ibu Muda di Ngawi Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sungai
Agung mengharap masyarakat tidak berspekulasi terkait meninggalnya Ika. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.
Sebelumnya, seorang ibu muda dikabarkan hilang, hingga akhirnya ditemukan tenggelam di sungai dekat rumahnya di Ngawi. Ibu muda bernama Ika Haryani (29) warga Desa Pleset Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi.
Istri Mulyani (31) itu awalnya dikabarkan hilang usai sempat pulang ke rumah orang tuanya. Diduga sebelum hilang, dia sempat bertengkar dengan sang suami. Jenazah Ika ditemukan oleh warga telah mengambang di sungai di kawasan desa Pleset, Pangkur pada Kamis (27/7/2023) pukul 11.00 Wib.
“Setelah tinggal di rumah orang tuannya mungkin dia mikir Pas di sana mungkin mikir jauh anak. Terus berpamitan dan tidak pulang. Sempat diketahui oleh petani ketika mondar-mandir di sini, namun tidak disangka kalau kecebur,” kata Purwoko, perangkat desa setempat, Kamis (27/7/2023).
BACA JUGA:
Kapolres Ngawi, Trenggalek, Blitar Kota, Tulungagung dan Probolinggo Pindah Tugas
Warga pun segera melaporkan kejadian itu pada polisi. Petugas gabungan pun segera mengevakuasi jenazah Ika dari sungai. Polisi dan tim Inafis pun memeriksa bagian tubuh Ika.
Pun, ditemukan luka di punggung, mata kanan, hingga di alat kelamin korban. Polisi pun membawa jenazah Ika ke Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD dr Soeroto Ngawi untuk diotopsi.
“Kami mendapat laporan dan kemudian mendatangi lokasi. Kami evakuasi ke balai desa untuk menghindari kerumunan warga. Kemudian, kami visum ditemukan luka akhirnya kami bawa ke RSUD dr Soeroto untuk otopsi,” kata Kapolsek Pangkur AKP Subandi.
Hingga kini, polisi masih menanti penyebab pasti kematian ibu satu anak tersebut. Kejadian ini dalam penyelidikan Polres Ngawi. [fiq/beq]






