Surabaya (beritajatim.com) – 2 Musisi Surabaya berinisial MI dan IN yang ikut minum miras di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel masih berjuang di rumah sakit. Terbaru, kondisi MI berangsur membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi walaupun terbatas.
Berbeda dengan MI, rekannya IN belum sadar dan kondisinya terus menurun. Diketahui, 4 musisi Surabaya diduga menjadi korban keracunan usai mengkonsumsi minuman beralkohol di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, Jumat (22/12/2023).
Dari salah satu kerabat korban yang enggan namanya disebutkan, MI saat ini sudah keluar dari ruang ICU dan sudah mampu berkomunikasi setelah melewati masa kritis. Namun, tampak MI masih mengenakan selang infus, alat bantu nafas dan peralatan rekam detak jantung.
“Kemarin sempat menjalani cuci darah karena terlalu banyak etanol di tubuhnya,” kata sumber terdekat MI.
Diketahui, Kepada petugas kepolisian, pihak Cruz Lounge Bar Vasa Hotel mengaku hanya memberikan air putih dan minuman beralkohol (minol) dengan alkohol 10 persen kepada 4 musisi Surabaya yang diduga keracunan usai perform.
“Kemarin di cek anggota itu, kegiatan di situ hanya main band. Informasi dari pihak sana, itu hanya menyediakan air putih sama minum-minuman ya alkohol cuma 10 persen,” kata Kompol Zainur Rofik, Kapolsek Sukomanunggal, Senin (25/12/2023).
Dalam peristiwa itu, dua anggota band berinisial RF dan RS tewas pada Minggu (24/12/2023) dini hari usai mendapatkan perawatan sedangkan dua lainnya yaitu MI dan IN masih dirawat di rumah sakit hingga sekarang. Rofik pun menganjurkan agar korban melapor ke Polrestabes Surabaya.
“Masalahnya meninggalnya gak di hotel sini, di Vasa informasinya cuma nge-band. Langsung lapor ke Polres kalau itu mas,” jelasnya. (ang/ian)






