Mojokerto (beritajatim.com) – Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar terus mendapat dukungan maju sebagai Calon Presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Kali ini, Kelompok Bina Keluarga Lansia Mojokerto yang mendeklarasikan dukungan kepada politisi yang akrab disapa Cak Imin tersebut.
Emak-emak lanjut usia (lansia) ini mendeklarasikan dukungannya kepada Cak Imin dengan menggelar senam bersama. Deklarasi dukungan tersebut digelar di salah satu rumah Calon Legislatif (Caleg) dari PKB Kabupaten Mojokerto.
Deklarasi dukungan Cak Imin Presiden 2024 tersebut dikemas dengan senam bersama di rumah Akhmad Luthfy Ramadhani di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (8/7/2023). Emak-emak lansia ini diajak senam bersama dan dilanjutkan deklarasi Cak Imin Presiden 2024.
“Cak Imin adalah kandidat pemimpin bangsa yang mempunyai visi jelas tentang keindonesian. Terkhusus perjuangan terkait hak perempuan di ruang publik. Cak Imin adalah salah satu tokoh nasional yang berani menolak diskriminasi perempuan Indonesia,” ungkapnya.
Wakil Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Pssi) Kabupaten Mojokerto ini, mengajak para emak-emak lansia untuk memenangkan Cak Imin sebagai Presiden 2024. Sosoknya yang merupakan kader dari Nahdatul Ulama (NU) menjadi salah alasan lantaran di Dapilnya banyak warga NU.
BACA JUGA:
Bupati Mojokerto Berharap Kemah Santri Dapat Meningkatkan Life Skill Bagi Santri
Akhmad Luthfy Ramadhani merupakan salah satu Caleg milenial dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKB Kabupaten Mojokerto. Mas Doni (sapaan akrab, red) ini merupakan Caleg PKB untuk Daerah Pemilihan (Dapil) V Mojokerto yakni Kecamatan Kutorejo, Dlanggu, Bangsal dan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Sebagai informasi, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin ini lahir di Jombang pada, 24 September 1966. Ayahnya adalah Muhammad Iskandar, guru di Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif, Kabupaten Jombang.
BACA JUGA:
Bupati Mojokerto Berharap Kesehatan Internal Pegawai Meningkat
Pada tahun 1998, Cak Imin bersama tokoh Nahdlatul Ulama termasuk Abdurrahman Wahid mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Cak Imin ditunjuk sebagai sekretaris Jenderal (Sekjend) saat itu. Pada pemilu 1999, Cak Imin terpilih sebagai anggota DPR RI dari PKB di usia 33 tahun.
Suami dari Rustini Martdho kala itu, menjadi Wakil Ketua DPR RI 1999-2004, dan termasuk pimpinan termuda di DPR. Pada pemilu 2004, Cak Imin terpilih kembali menjadi anggota DPR dan kembali menjadi Wakil Ketua DPR RI 2004-2009. Cak Imin sukses ketiga kalinya menjadi anggota DPR. Ia pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014. [tin/beq]






