Malang (beritajatim.com) – Polres Malang melaksanakan pemotongan hewan kurban sapi dan kambing di halaman parkir belakang, Kamis (29/6/2023). Hingga sore hari ini, seluruh daging kurban diserahkan serta dibagikan langsung untuk masyarakat di Kabupaten Malang.
Hewan kurban sebanyak 20 sapi dan 64 ekor kambing tersebut, juga diserahkan langsung ke sejumlah Mushola, Pantai Asuhan hingga lembag Pondok Pesantren di Kabupaten Malang.
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana secara simbolis menyerahkan langsung hewan kurban yang akan dipotong dan daging kurban, dibagikan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Malang.
“Hari ini usai melaksanakan Salat Id, kita lanjutkan dengan ibadah qurban. Melalui qurban, kita meneladani Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan sesuatu yang berharga demi ketaatan kepada Allah SWT,” kata Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, di Polres Malang, Kamis (29/6/2023).
Baca Juga: Kronologi Laka Maut Malang, APV Tabrak 5 Orang, 2 Meninggal Seketika
Taufik menjelaskan, sebanyak 20 ekor sapi dan 64 ekor kambing menjadi hewan kurban dalam pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1444 H kali ini. Selain pemotongan di lokasi, sebagian hewan kurban juga diserahkan kepada pihak Ponpes, Madrasah, TPQ, masjid dan musala yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Malang.
“Setelah dilakukan pemotongan kemudian dibersihkan dan dikemas. Selanjutnya daging hewan kurban tersebut siap untuk disistribusikan,” ujar Taufik.
Dikatakan Taufik, daging kurban itu akan dibagikan kepada fakir miskin, yatim piatu, kaum duafa dan masyarakat yang berdomisili di seputaran Mako Polres Malang.
“Daging kurban kami bagikan kepada fakir miskin, yatim piatu, kaum duafa dan warga sekitar Polres,” terangnya.
Taufik menyebut, pihaknya bersyukur pada tahun ini, Polres Malang dapat melaksanakan kurban sebagai wujud ketaqwaan dan amal ibadah personel yang beragama islam serta membagi kebahagiaan kepada siapa saja yang berhak menerima daging hewan kurban tersebut.
Baca Juga: Rektor UIN Malang: Belajar Teladani Nabi Ibrahim dari Ibadah Kurban
Menurutnya, sebagai kewajiban bagi umat muslim yang mampu. Tujuan berkurban juga untuk membuang sifat negatif yang ada pada diri manusia.
“Kurban merupakan wujud nyata dari rasa cinta dan takwa kita kepada Allah SWT, yang mengharuskan kita untuk menyisihkan sebagian rezeki yang telah dianugerahkan kepada kita. Serta, menumbuhkan rasa solidaritas dengan berbagi kepada sesama umatnya yang membutuhkan,” kata Taufik.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum hari raya Idul Adha ini sebagai memperkuat rasa persaudaraan antara sesama umat muslim.
“Mari kita jadikan momentum hari raya Iduladha ini untuk saling mengasihi dan peduli sesama, semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi umat manusia,” pungkasnya.
Ditempat terpisah, Adi (34) salah satu warga Jalan Anjasmoro, Kepanjen, mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Polres Malang dan jajaran yang telah memberikan hewan kurban maupun menyalurkan daging kurban kepada warga khususnya di Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen.
“Alhamdulillah. Terimakasih Pak Polisi, atas bantuan daging kurban yang telah diberikan kepada kami. Semoga bermanfaat bagi kami dan sukses buat Polres Malang,” ujarnya. (yog/ted)






